Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
REALISASI belanja negara hingga kuartal I 2022 telah menembus Rp484,3 triliun. Adapun rinciannya mencakup pelaksanaan belanja pemerintah pusat Rp314,17 triliun, serta transfer dana ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp176,46 triliun.
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Hadiyanto menyebut realisasi belanja negara itu tergolong baik dan perlu untuk dipertahankan.
"Kinerja anggaran yang baik ini diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Melalui peningkatan kualitas belajar secara konsisten dan pola realisasi belanja yang merata," ujar Hadiyanto, Selasa (12/4).
Baca juga: Harga Komoditas Meroket, Menkeu: Membuat Kebijakan Kian Sulit
Untuk realisasi belanja pemerintah pusat, lanjut dia, sudah mencapai 16,1% dari alokasi tersedia sebesar Rp1.944,5 triliun. Sementara itu, realisasi belanja TKDD telah mencapai 22,9% dari alokasi sebesar Rp769,6 triliun.
Pemerintah optimistis tahun ini menjadi momentum pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid-19. Oleh karena itu, pelaksanaan belanja harus dilakukan dengan optimal. Tujuannya, mendorong perekonomian sekaligus mencapai program strategis nasional.
"Kementerian/lembaga perlu untuk segera membuka blokir alokasi anggaran, hingga belanja strategis. Segera dilaksanakan dan membawa kemanfaatan bagi rakyat Indonesia lebih awal," imbuh Hadiyanto.
Baca juga: Literasi Masyarakat Indonesia pada Pasar Modal Syariah Masih Rendah
Setidaknya, ada enam langkah agar pemegang anggaran bisa mempercepat realisasi belanja. Itu meliputi perbaikan perencanaan, mempercepat pelaksanaan program, hingga mempercepat pengadaan barang dan jasa.
Lalu, mempercepat peningkatan ketepatan penyaluran dana bantuan sosial dan bantuan pemerintah. Berikut, meningkatkan kualitas belanja melalui peningkatan efisiensi dan efektivitas. Serta, meningkatkan monitoring, evaluasi dan pengawasan internal.
"Percepatan penyelesaian kegiatan kontraktual melalui pembayaran kepada pihak kerja, juga perlu didorong. Untuk mencegah idle money dan idle asset yang dapat men-delay pemanfaatan hasil pembangunan bagi masyarakat," pungkasnya.(OL-11)
Ruang fiskal pemerintah kian terbatas seiring meningkatnya posisi utang hingga Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
Kemendikdasmen catat 1.741 sekolah di Sumatra jalin PKS revitalisasi pascabencana senilai Rp1,25 triliun. Simak detail realisasi anggarannya di sini.
Pemerintah berhasil merampungkan pembangunan 5.500 unit rumah hunian, di mana 1.500 unit di antaranya selesai pada bulan pertama.
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, mengunjungi para korban ledakan SMA Negeri 72 Jakarta, Minggu (9/11).
Vidi bakal fokus kepada pemulihan diri dan mempersiapkan album baru juga untuk tahun depan
KAWASAN pesisir Teluk Lingga Kutai Timur, mulai memasuki fase pemulihan ekologis setelah mengalami degradasi akibat aktivitas manusia. 4.000 bibit mangrove
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved