Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAMINA Patra Niaga mengantisipasi proyeksi peningkatan kebutuhan energi selama Ramadan hingga menjelang masa mudik Lebaran 2022.
Untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, diperkirakan ada peningkatan sekitar 11%. Lalu, kebutuhan LPG diperkirakan naik sekitar 3% dan Avtur sekitar 11%.
Sementara untuk produk lain, seperti Pertamax, Turbo, Dex, Dexlite dan Solar subsidi, diproyeksikan sedikit menurun. Pertamina kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) untuk memastikan antisipasi terhadap proyeksi tersebut.
Baca juga: Bantah Batasi Pertalite, Pertamina Klaim Stok SPBU sampai 20 Hari
"Mulai 11 April-10 Mei akan dimonitor stok dan proses distribusi ke masyarakat. Tim Satgas juga memastikan seluruh fasilitas operasional Pertamina menyalurkan kebutuhan energi dalam periode itu,” jelas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam keterangan resmi, Selasa (12/4).
Pertamina menjanjikan stok energi tersedia untuk menyeimbangkan permintaan dengan suplai yang disalurkan untuk masyarakat. Per 9 April, tercatat rata-rata ketahanan seluruh produk BBM di atas 16 hari, LPG di level 13 hari dan Avtur di atas 33 hari.
“Pertamina terus mengamankan suplai pasokan dan proses produksi sepanjang April dan Mei. Itu dengan memastikan stok selalu dalam keadaan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat," imbuh Alfian.
Baca juga: Menteri ESDM Pastikan Stok Solar Subsidi Aman
Selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) dan lebih dari 7.400 SPBU. Serta, menyiapkan seluruh rantai distribusi LPG, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), hingga agen dan pangkalan.
Perseroan juga menyediakan beberapa alternatif dan layanan tambahan, untuk memastikan keamanan stok energi. Seperti, ada 1.370 SPBU siaga, 48 ribu agen dan pangkalan LPG siaga, 37 kios Pertamina Siaga, berikut penyiagaan 144 unit mobil tanki cadangan atau SPBU kantong.
“Di luar seluruh fasilitas reguler, kami menyiagakan layanan tambahan ini selama masa Satgas RAFI. Layanan tambahan ini kami siagakan terutama di jalur-jalur lintas utama dan logistik, lokasi wisata, serta daerah rawan bencana," paparnya.(OL-11)
Para tamu Ramadan Fusion Feast di Hotel Ciputra Jakarta dapat menikmati beragam hidangan khas Nusantara, Timur Tengah, Arab, Western, lengkap dengan aneka dessert manis.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tahun ini, Imlek dirayakan berdekatan dengan bulan suci Ramadan, menghadirkan suasana kebersamaan dua tradisi besar, masyarakat Tionghoa dan umat Muslim.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Moody’s Ratings menurunkan outlook 7 emiten Indonesia menjadi negatif, termasuk TLKM, ICBP, dan UNTR. Simak daftar lengkap emiten yang terdampak di sini.
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved