Kamis 10 Maret 2022, 14:47 WIB

IHSG Februari Naik 3,9% Didorong Aksi Beli Asing Rp16,1 Triliun

Fetry Wuryasti | Ekonomi
IHSG Februari Naik 3,9% Didorong Aksi Beli Asing Rp16,1 Triliun

MI/Andri Widiyanto.
Petugas saat membersihkan area Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Jumat (25/2/2022).

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat selama Februari 2022 naik 3,9%. Ini salah satunya didukung oleh aksi beli bersih asing (foreign net buy) dengan rata-rata harian mencapai Rp900 miliar per hari dibandingkan dengan Januari yang masih sekitar Rp365 miliar.

Senior Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Martha Christina mengatakan total Rp16,1 triliun dari net buy asing untuk pasar reguler. Net buy terbesar dialami saham perbankan, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak Rp4,29 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp2,16 triliun, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp1,69 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,61 triliun.

"Betapa masifnya asing pada Februari memburu saham-saham ini. Saham BRI diburu asing seiring dengan kinerja yang baik di 2021 dan rencana pembagian dividen menjadi dividen yang terbesar sepanjang sejarah perseroan. Sementara saham ARTO karena mereka masuk ke indeks MSCI Global Standard," kata Martha, Kamis (10/3).

Pada Februari juga terjadi beberapa kali rekor IHSG sebelum kemudian ditutup di akhir bulan pada level 6.888. Kinerja saham tetap kuat walaupun dibayangi puncak kasus covid-19 pada 17 Februari.

Salah satu faktor cukup dominan di akhir Februari yaitu invasi Rusia ke Ukraina yang membuat harga komoditas melonjak. Memasuki minggu ketiga invasi Rusia kini, terlihat mulai terjadi gencatan senjata dan diskusi terkait perdamaian, tetapi harga komoditas masih tetap menguat walaupun beberapa mulai menurun dari level tertingginya.

Untuk harga minyak dunia pada Rabu (9/3) juga turun 13% dan perdagangan nikel dihentikan sementara. Pada Februari IDX infra dari 11 indeks sektoral mayoritas mencatatkan penguatan dan menjadi yang paling bergerak positif didukung oleh saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) yang naik 344%. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebagai perusahaan dengan kapitalisasi terbesar di IDX infra naik 4% secara bulanan.

Baca juga: McDonald's, Coca-Cola, Perusahaan AS Lain Setop Operasi di Rusia

Lainnya yang naik cukup tinggi yaitu IDX cyclical sebesar 6% (MoM). Ini didukung kenaikan saham PT MNC Studio International Tbk (MSIN) mencapai 77% dan saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF). IDX sektor kesehatan atau IDX health selama Februari menjadi yang paling merosot terutama dari saham rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dan PT Rumah Sakit Siloam Tbk (SILO). Penurunan juga terjadi pada saham non-cyclical seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Maret 2022 diekspektasikan akan mampu menembus level 7.000. Beberapa faktor penggeraknya masih seputar data ekonomi domestik maupun global. "Tentu penggeraknya juga berasal dari kenaikan harga komoditas yang tidak lepas dari invasi Rusia ke Ukraina," kata Martha. (OL-14)

Baca Juga

Ist/Kementan

Kementan dan ICMI Bogor Gelar Pelatihan Pertanian Geo Ekonomi Hijau

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:03 WIB
Kementan berkolaborasi dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor menggelar pelatihan pertanian Geo Ekonomi...
ANTARA

Pemerintah Cari Keseimbangan Pengendalian Minyak Goreng

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:21 WIB
"Saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali, sehingga kebijakan di sisi hulu dapat kita mulai...
Dok.PTK

PTK Dukung Pengembangan Industri Hulu Migas  

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:03 WIB
Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani menyampaikan  bahwa SKK Migas dan KKKS senantiasa melakukan program...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya