Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR ekuitas jatuh pada Senin (7/3). Namun harga minyak melonjak mendekati level tertinggi dalam 14 tahun dan emas sebagai investasi menembus harga US$2.000 karena investor semakin takut tentang dampak perang Ukraina terhadap ekonomi global.
Lantai perdagangan menjadi lautan merah di bursa awal dengan para ahli memperingatkan periode stagflasi dengan lonjakan minyak mentah yang kemungkinan menyalakan api di bawah inflasi yang sudah tinggi. Komoditas tersebut meroket hampir 18% menjadi US$139,13--tingkat yang tidak terlihat sejak pertengahan 2008--setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Gedung Putih dan sekutunya sedang dalam pembicaraan tentang pelarangan impor dari Rusia.
Dengan pelarangan bagi negara produsen minyak terbesar ketiga tersebut, langkah seperti itu akan menambah krisis pasokan tepat saat permintaan meningkat. Komoditas lain yang bersumber dari daerah seperti gandum dan logam juga naik tajam.
Mike Muller dari Vitol memperingatkan 'rasa sakit' lebih lanjut. "Kita memiliki banyak tikungan dan belokan yang akan datang," katanya dalam podcast yang diproduksi oleh konsultan dan penerbit Gulf Intelligence yang berbasis di Dubai.
"Sementara saya pikir dunia sudah memperhitungkan fakta bahwa akan ada ketidakmampuan untuk mengambil sejumlah besar minyak Rusia di belahan bumi barat. Saya rasa kita belum menetapkan harga dalam segala hal."
Pemerintahan dunia sampai sekarang tidak memasukkan minyak Rusia dalam sanksi luas mereka di Moskow karena kekhawatiran tentang dampaknya terhadap harga dan konsumen. Meskipun demikian perdagangan menjadi semakin sulit karena bank menarik pembiayaan dan biaya pengiriman meningkat.
Lonjakan minyak mentah membuat bank sentral pusing karena mereka mulai memperketat kebijakan moneter era pandemi untuk memerangi inflasi, yang sudah mencapai level tertinggi 40 tahun di Amerika Serikat. Dana Moneter Internasional memperingatkan pada akhir pekan bahwa perang dan sanksi terhadap Rusia akan memiliki dampak parah pada ekonomi global.
Pada hari ini, bursa Asia berada jauh di zona merah dengan Hong Kong pada satu titik kehilangan lebih dari 4%. Bursa Tokyo dan Taipei turun lebih dari 3%.
Seoul dan Manila keduanya turun lebih dari 2%. Shanghai, Sydney, dan Wellington turun lebih dari 1%. Kerugian besar juga terjadi di Singapura dan Jakarta. Bursa AS turun tajam.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved