Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 0,15% dari 108,67 di Januari 2022 menjadi 108,83 pada Februari 2022.
Adapun posisi NTP itu juga lebih tinggi dari Februari 2021 yang tercatat 103,10. "NTP pada Februari ini meningkat 0,15%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers, Selasa (1/3).
"NTP ini merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani, dengan indeks harga yang dibayarkan petani," imbuhnya.
Pada Februari 2022, indeks harga yang diterima petani tercatat 119,49, atau naik 0,26% dari Januari 2022. Komoditas yang mendorong kenaikan indeks harga yang diterima petani, yaitu kelapa sawit, karer, cabai merah dan bawang merah.
Baca juga: BPS Catat Deflasi 0,02% pada Februari 2022
Sedangkan indeks harga yang dibayarkan petani berada di level 109,79, atau naik 0,11%. Komoditas yang mendorong kenaikan indeks harga yang dibayarkan petani ialah bawang merah, cabai merah, rokok kretek filter dan tomat sayur.
Berdasarkan subsektor, NTP hortikultura mengalami peningkatan tertinggi, yakni 2,08% dari 99,67 di Januari 2022 menjadi 101,75. Indeks harga yang diterima petani hortikultura tercatat naik 2,24% dan indeks harga yang dibayarkan petani hortikultura naik 0,15%.
"Komoditas yang dominan mempengaruhi kenaikan indeks yang diterima petani hortikultura adalah bawang merah dan cabai merah," jelas Setianto.
Subsektor lain, seperti NTP tanaman perkebunan rakyat, juga mengalami kenaikan sebesar 0,90% dari 131,80 di Januari 2022 menjadi 133,0 di Februari 2022. Kenaikan juga terjadi pada subsektor NTP perikanan sebesar 0,14% dari 105,91 menjadi 106,05.
Lalu, subsektor Nilai Tukar Nelayan (NTN) mengalami kenaikan 0,13% dari 107,22 di Januari 2022 menjadi 107,36 pada Februari 2022. Demikian juga dengan subsektor pembudidaya ikan, yang naik 0,15% dari 103,84 menjadi 103,99.
Baca juga: Kementan Petakan Strategi Penanaman Kedelai
Sedangkan subsektor yang mengalami penurunan ialah NTP tanaman pangan sebesar 0,43% dari 100,86 pada Januari 2022 menjadi 100,43 di Februari 2022. Penurunan juga terjadi di subsektor peternakan sebesar 1,02% dari 100,19 menjadi 99,17.
Berbeda dengan NTP yang mengalami kenaikan, BPS mencatat Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) pada Februari 2022 mengalami penurunan 0,12% dari 108,65 di Januari menjadi 108,53. NTUP merupakan perbandingan antara indeks yang diterima petani dengan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal, tanpa menghitung konsumsi petani.
BPS mencatat indeks harga yang diterima petani berada di level 119,49 dan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal petani berada di level 110,10, atau naik 0,38%. Kenaikan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal didorong oleh urea, NPK, upah pemanenan dan bibit bawang merah.(OL-11)
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
AKHIR 2025 publik dikejutkan hasil tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SMA yang menunjukkan rata-rata nilai mata pelajaran wajib berada pada level yang relatif rendah.
Harga cabai rawit yang sempat membubung hingga Rp75.000 per kg, sekarang Rp38.000 per kg. Pun, cabai besar merah harga jual di pedagang Rp40.000 per kg.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman memberikan pandangan terkait angka inflasi Desember 2025.
Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi kelompok provinsi dengan tingkat inflasi bulanan tertinggi pada Desember 2025.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat tata kelola program-program prioritas untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat kedua sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju dengan tingkat apresiasi publik mencapai 67,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved