Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas naik pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (23/10), di tengah kekhawatiran inflasi. Paska Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memprediksi inflasi akan meningkat hingga tahun depan dan bank sentral AS (The Fed) berada di jalur untuk mulai mengurangi stimulusnya.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat 14,4 dolar AS atau 0,81 persen menjadi ditutup pada 1.796,30 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (21/10/2021), emas berjangka tergelincir 3 dolar AS atau 0,17 persen menjadi 1,781,90 dolar AS per ounce.
Emas berjangka melonjak 14,4 dolar AS atau 0,81 persen menjadi 1.784,90 dolar AS pada Rabu (20/10/2021), setelah menguat 4,8 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.770,50 dolar AS pada Selasa (19/10/2021), dan jatuh 2,6 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.765,70 dolar AS pada Senin (18/10/2021).???????
Dalam penampilan virtual di hadapan sebuah konferensi yang diadakan pada Jumat (22/10/2021), Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa ia memperkirakan pembacaan inflasi AS yang meningkat hingga tahun depan, dan bank sentral AS harus mulai mengurangi pembelian asetnya segera, tetapi belum menaikkan suku bunga.
"Jelas, kemunduran itu terkait dengan komentar dari Ketua Fed sehubungan dengan bagaimana dia memperkirakan inflasi berpotensi tetap meningkat hingga tahun depan," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
“Namun, itu adalah pedang bermata dua. Tekanan inflasi yang tersisa di pasar akan menjadi faktor pendukung yang mendasari emas dan perak dalam beberapa minggu dan bulan ke depan."
Powell mengatakan bank sentral AS harus segera mulai mengurangi pembelian asetnya, tetapi seharusnya tidak menaikkan suku bunga karena lapangan kerja masih terlalu rendah.
Indeks dolar memangkas kerugian setelah komentar Powell.
"Inflasi adalah satu hal yang dibicarakan semua orang hari ini," kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
"Persepsinya adalah bahwa Federal Reserve berada di belakang kurva, dan pasar logam melihat itu karena Fed tidak akan berbuat cukup banyak untuk memperlambat inflasi ... di situlah emas akan menemukan nilainya."
Sementara emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Ekspektasi inflasi zona euro mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun, memberikan tekanan tambahan pada Bank Sentral Eropa dan desakannya untuk mempertahankan stimulus era krisis.
Emas juga menemukan dukungan tambahan karena indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur IHS Markit berada di 59,2 pada Oktober, turun dari 60,7 pada September dan terendah tujuh bulan.
Namun demikian, PMI sektor jasa IHS Markit melonjak dari angka 54,9 pada September menjadi 58,2 pada Oktober, sedikit membatasi pertumbuhan emas.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 27,9 sen atau 1,15 persen, menjadi ditutup pada 24,449 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 2,4 dolar AS atau 0,23 persen menjadi ditutup pada 1,052,10 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Penyaluran Kredit Fintech Tembus Rp249 T, Diakses 479 Juta Pengguna
Update harga emas hari ini 7 Februari 2026 di Pegadaian. Emas UBS melonjak ke Rp2,961 juta per gram dan Galeri 24 ke Rp2,946 juta per gram.
Update harga emas Antam hari ini 7 Februari 2026. Harga emas batangan naik Rp30.000 menjadi Rp2.920.000 per gram. Cek rincian harga dan buyback di sini.
Pakar Oxford Ian Goldin menilai permintaan emas global tetap kuat di tengah geopolitik dan pelemahan dolar AS.
Pantau harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 5 Februari 2026. Harga stabil setelah lonjakan tajam. Cek rincian harga per gram di sini.
Update harga emas Antam hari ini 5 Februari 2026. Harga emas batangan turun Rp17.000 menjadi Rp2.956.000 per gram. Cek tabel harga buyback dan satuan lengkap.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved