Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
DOLAR mencapai level tertinggi selama satu tahun pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (13/10), di tengah ekspektasi Federal Reserve AS akan mengumumkan pengurangan program pembelian obligasi besar-besaran bulan depan, dan kekhawatiran atas melonjaknya harga-harga energi juga mengirim investor ke mata uang aman greenback.
Imbal hasil surat utang dua tahun AS melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari 18 bulan, karena investor menjual surat utang AS, memperhitungkan bahwa lonjakan harga energi akan memicu inflasi dan menambah tekanan pada Fed untuk mengambil tindakan lebih cepat dari yang diperkirakan.
"Fokus saat ini adalah suku bunga obligasi pemerintah," kata Joseph Trevisani, analis senior di FXStreet.com. "Pasar-pasar kredit sedang mengantisipasi dimulainya tapering, saya kira, pada November."
Investor akan mengamati data Indeks Harga Konsumen AS pada Rabu waktu setempat dan data penjualan ritel pada Jumat (15/10) untuk petunjuk lebih lanjut tentang kapan Fed mungkin mulai mengurangi stimulusnya.
"Datanya akan sangat besar," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions.
"Angka-angka ini akan berbicara tentang prospek inflasi, serta sejauh mana pertumbuhan kuartal ketiga kemungkinan akan melambat. Jadi, jika kita mendapatkan informasi lain tentang inflasi besok, itu akan cenderung memperkuat tapering tahun ini dan mungkin menyebabkan pasar menyempurnakan ekspektasi saat kita bisa melihat kenaikan suku bunga," katanya.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, menyentuh 94,563, tertinggi sejak akhir September 2020.
Lonjakan imbal hasil AS mendorong investor untuk membuang yen Jepang terhadap dolar, yang mengakibatkan penurunan harian terbesar kedua dalam mata uang Jepang pada Senin (11/10).
Karena imbal hasil obligasi pemerintah naik lebih lanjut pada Selasa (12/10), dolar mencapai level tertinggi tiga tahun versus yen, yang telah jatuh 4,0 persen versus greenback dalam tiga minggu.
"Pendorong utama dari langkah ini adalah kenaikan lebih lanjut yang telah kita lihat dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS - jadi ini adalah cerita yang cukup sederhana tentang perbedaan suku bunga yang melebar ... menambah daya tarik carry trade," kata Ray Attrill, kepala strategi valuta asing di National Australia Bank.
Survei sentimen pasar bulanan Deutsche Bank bulan ini mencatat bahwa sebagian besar responden memperkirakan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik dari level saat ini.
Dolar juga menguat terhadap euro, dengan mata uang bersama turun 0,23 persen pada 1,1525 dolar AS, terendah sejak Juli 2020 karena kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
Minyak melewati 84 dolar AS per barel, mendekati level tertinggi tiga tahun, sebelum sedikit berkurang, karena rebound permintaan global setelah pandemi terburuk menyebabkan lonjakan harga dan kekurangan sumber energi lain. Batu bara telah mencapai rekor tertinggi dan harga gas tetap empat kali lebih tinggi di Eropa dibandingkan pada awal 2021.
Indikator sentimen ekonomi ZEW di Jerman tergelincir untuk bulan kelima, yang terbaru dari serangkaian indikator yang menunjukkan hambatan pasokan menahan pemulihan di ekonomi terbesar Eropa itu.
Dolar Australia yang terkait komoditas naik 0,16 persen pada 0,7357 dolar AS.
Di pasar mata uang kripto, Bitcoin turun 3,02 persen menjadi 55.750 dolar AS. Ether, uang kripto terbesar kedua di dunia turun 1,38 persen menjadi 3.495 dolar AS. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Dua Tahun Pandemi, Dua UKM Ini Tetap Bertumbuh Positif
Penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Pengawasan pergerakan harga dilakukan secara koordinasi lintas sektor. Salah satunya mengawasi harga komoditas yang bisa memengaruhi inflasi.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Para pelaku usaha di sektor pangan diminta untuk semakin taat menjalankan harga acuan pemerintah jelang Ramadan.
Memasuki minggu ketiga Januari 2026, seluruh komoditas cabai di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan harga.
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved