Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

G7 akan Rapat Mendadak untuk Tekan Harga Minyak

Cahya Mulyana
30/3/2026 17:06
G7 akan Rapat Mendadak untuk Tekan Harga Minyak
Selat Hormuz.(dok.BBC)

KELOMPOK Tujuh negara industri maju (G7) dijadwalkan mengadakan pertemuan daring pada Senin waktu setempat untuk membahas langkah-langkah mengatasi kenaikan harga minyak mentah di tengah perang antara Amerika Serikat–Israel dan Iran.

Pertemuan tersebut akan melibatkan menteri keuangan, menteri energi, serta gubernur bank sentral. Salah satu agenda yang diperkirakan akan dibahas dalam pertemuan virtual G7 tersebut adalah tambahan pelepasan cadangan minyak strategis secara terkoordinasi, yang saat ini tengah dipertimbangkan oleh Badan Energi Internasional (IEA).

Menyusul konflik di Timur Tengah yang dilancarkan oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir bulan lalu, pasukan Iran secara efektif memblokir Selat Hormuz, jalur laut penting bagi transportasi minyak global, yang menyebabkan gangguan pasokan dan lonjakan harga minyak mentah.

Awal bulan ini, IEA, sebuah badan yang berbasis di Paris dan beranggotakan 32 negara termasuk negara-negara G7, mulai melepaskan cadangan minyak mereka yang totalnya melebihi 400 juta barel. Upaya tersebut merupakan langkah bersama pertama sejak tahun 2022 ketika Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Dari total produksi minyak yang dikoordinasikan oleh IEA tersebut, sebanyak 79,8 juta barel berasal dari Jepang, negara terbesar kedua di antara anggota IEA setelah Amerika Serikat yang menyumbang 172,2 juta barel, menurut data IEA. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya