Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang belum usai tentu tidak hanya melanda industri besar tetapi juga ikut mempengaruhi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.
Tercatat sekitar 45% pelaku usaha kecil hanya mampu bertahan selama tiga bulan di masa pandemi yang telah berjalan hampir selama satu setengah tahun ini.
Sebelum pandemi datang, sektor UMKM di Indonesia terbilang memiliki peran yang besar dalam perekonomian Indonesia.
Saat ini seiring datangnya pandemi transformasi teknologi sangat penting dilakukan agar produk UMKM memiliki daya saing dan pasar yang lebih luas.
Namun sayangnya hingga saat ini baru ada sekitar 11 juta UMKM yang memasuki digitalisasi atau hanya sebesar 16% dari total sekitar 60 juta UMKM.
Diharapkan teknologi digital dengan jangkauan UMKM lebih luas dan biaya lebih murah bisa membawa UMKM naik kelas dan kembali pulih dari dampak pandemi.
Menanggapi kondisi ini, Siberkreasi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Infina, platform pemasaran digital satu pintu yang banyak membantu UMKM melakukan transformasi dari offline ke online.
Kolaborasi ini menghadirkan Pekan Pelaku UMKM (PPKM) yang diharapkan menjadi solusi untuk membuat ekonomi UMKM segera pulih dengan memberikan pelatihan delapan kelas daring gratis dengan disertai sertifikat resmi dari Kemenkominfo.
Pelatihan menyuguhkan berbagai tema menarik praktikal terkait UMKM #makincakapdigital yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM.
Dengan mengusung misi ingin menjangkau lebih banyak para pelaku UMKM untuk semakin cakap dalam digital dan menerapkan ilmu ekonomi berbasis digital, Pekan Pelaku UMKM (PPKM) akan membagikan berbagai tips dan trik bagi para pelaku UMKM untuk bertransformasi ke dunia digital.
“Program ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian untuk mewujudkan agenda transformasi digital yaitu menciptakan masyarakat digital di mana kemampuan literasi digital memegang peranan penting didalamnya," kata Semuel A. Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, pada keterangan pers, Jumat (3/9).
"Sebagai tingkat yang paling dasar, kemampuan literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi, namun juga cermat menggunakannya,” ucap Semuel.
Dengan memanfaatkan teknologi digital, pelanggan atau calon pelanggan yang tertarik dengan produk atau jasa UMKM dapat dengan mudah menemukannya di internet dan marketplace.
Selain itu, pelanggan dan juga calon pelanggan bisa terhubung langusung dengan UMKM melalui berbagai layanan digital platform yang disediakan UMKM dengan lebih cepat dan mudah mengaksesnya dari mana saja.
"Kami percaya bahwa dengan bergandengan tangan, kita akan menjadi semakin kuat dalam memajukan UMKM Indonesia," ujar Oktora Irahadi, Chief Executive Officer (CEO) Infina.
"Deretan para ahli di bidangnya akan memberikan tips & trik yang praktikal kepada peserta untuk memanfaatkan platform digital dalam menjalankan bisnisnya dan segera mendapat hasil, dan tentunya mengajak pelaku UMKM untuk makin mahir dalam literasi dan kecakapan digital," papar Oktora.
Dengan target peserta para pelaku UMKM di seluruh Indonesia acara Pekan Pelaku UMKM (PPKM) ini memiliki sejumlah kelas yang menarik setiap harinya pukul 16.00–17.30 WIB pada 3-10 September 2021 yang dipandu langsung oleh Oktora melalui Zoom.
Seluruh peserta dapat mendaftarkan diri melalui link https://s.id/UMKMCakapDigital. Acara resmi dibuka pada tanggal 3 September 2021 dengan kelas bertema "Jualan 10x lipat menggunakan Digital Marketing" bersama @bisnisbarengbram yang akan dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi yaitu perwakilan dari Gojek.
Pada 4 September 2021 ada kelas bertema “Mengatur strategi harga agar jualan laris manis,” yang akan dibawakan Christina Lie yang dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi yaitu perwakilan dari Shoppe.
Pada 5 September 2021 kelas bertema "Cara Jitu dongkrak omzet penjualan di sosial media", akan dibawakan oleh dr.tirta dan mitra jejaring Siberkreasi yaitu perwakilan dari YOT/UMKMLab, Alexander Zulkarnaen.
Pada 6 September 2021 menghadirkan kelas bertema "Membangun Komunitas untuk berjualan Online" bersama dengan Denny Santoso yang akan dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi dari Iwitacreative, Martha Simanjuntak.
Pada 7 September 2021 menghadirkan kelas bertema "Branding bikin produk jualanmu laku 3x lipat dari harga aslinya" yang akan diisi bersama Dodi Zulkifli yang akan dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi Dennis Adhiswara.
Pada 8 September 2021 menghadirkan kelas bertema “Upgrade konten sosial media tokomu, pikat pembeli ke tokomu” Yang akan dibawakan oleh Dewaeka Prayoga dan dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi yaitu perwakilan dari Grab.
Pada 9 September 2021 menghadirkan kelas bertitel "Badai Cuan Jualan di E-Commerce" yang dibawakan oleh Richard Putra dan mitra jejaring Siberkreasi perwakilan dari Tokopedia.
Sebagai pamungkas pada 10 September 2021 kelas bertema “Strategi mengelola sosial media untuk berjualan online” dibawakan Christian Sugiono yang akan dipasangkan dengan mitra jejaring Siberkreasi dari TikTok Indonesia.
Selepas acara Pekan Pelaku UMKM (PPKM) ini para peserta diharapkan menjadi #makincakapdigital dan mampu untuk aktif bertrasnsformasi di platform digital hingga bisa terus maju bergerak di tengah terpaan pandemi yang tak kunjung usai. (RO/OL-09)
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
APUDSI adakan gala dinner pra-Rakernas 2026 untuk perkuat solidaritas anggota dan dorong ketahanan desa melalui ekonomi, pangan, dan UMKM terpadu.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
LITERASI pajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sektor bahan bangunan disebut harus terus ditingkatkan. Hal itu untuk mendukung kesiapan UMKM menghadapi dinamika ekonomi.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved