Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA meningkatkan permintaan produk Indonesia, pemerintah siap menggulirkan stimulus modal bagi usaha mikro, kecil dan menengah melalui program DigiKU senilai Rp16 triliun.
Bukan tanpa sebab rencana bantuan itu. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyebut, ada penurunan permintaan terhadap produk artisan Indonesia selama masa pandemi covid-19. Pada 2020 misalnya, 88% UMKM mengalami penurunan permintaan terhadap produknya hingga 60%, data dari Universitas Indonesia dan UNDP.
“Menyangkut seperti program stimulus, menurut saya programnya akan bagus sekali, karena jumlah yang masuk sekarang juga meningkat untuk UMKM,” seru Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan saat rapat koordinasi pada Selasa (31/8).
Pada pertemuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu menjelaskan, bantuan akan disalurkan melalui DigiKu, program penyaluran kredit untuk UMKM yang disediakan pemerintah melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Baca juga : Selama Pelonggaran, Pengunjung Mal Tembus 500 Ribu Orang/hari
“DigiKU rencananya dalam waktu dekat akan diluncurkan kembali dengan target penyaluran kredit sebesar Rp16 triliun,” ucapnya.
Selanjutnya, pemerintah juga memasifkan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang akan dilanjutkan secara berkesinambungan, dari September hingga November 2021 yang dilakukan di beberapa wilayah. Seperti di Aceh, Kalimantan Timur dan Maluku.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan Stimulus BBI, yang merupakan program dukungan yang diberikan melalui pemberian insentif untuk belanja.
Penerima stimulus BBI nantinya merchant atau pelaku UMKM yang ada di e-commerce dan tergabung dalam program, serta secara tidak langsung adalah pembeli/konsumen akhir yang berbelanja.
Stimulus BBI bakal diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner, dan kriya dengan total anggaran senilai Rp200 miliar rupiah.
“Program Stimulus BBI akan segera dilaksanakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di kuartal III dan IV (2021),” beber Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam pertemuan yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyampaikan dukungannya dalam pelaksanaan Gernas BBI dengan melakukan perluasan akses pembiayaan dan pengembanyak skema pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir.
“OJK juga memfasilitasi digitalisasi UMKM serta membangun kampus UMKM sebagai pembinaan dan pendampingan bagi UMKM,” terang Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (OL-7)
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved