Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap ekonomi Indonesia triwulan III-2021 mampu mencapai sekitar 4 persen sampai 5,7 persen setelah pada triwulan II tumbuh sebesar 7,07 persen (yoy).
“Kita masih berharap antara 4 persen dengan 5,7 persen untuk triwulan III,” kata Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini.
Sri Mulyani menyatakan ekonomi triwulan III memiliki basis yang cukup kuat dengan adanya pertumbuhan positif di berbagai mesin penggerak ekonomi mulai dari konsumsi, investasi, hingga ekspor pada triwulan II.
Di sisi lain,ia menegaskan momentum pemulihan tersebut masih perlu diwaspadai seiring adanya varian Delta yang masih tereskalasi sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian triwulan III.
Ia menyebutkan beberapa sektor masih sangat mudah terpengaruh oleh perkembangan kasus COVID-19 seperti dari sisi demand adalah konsumsi yang bergantung pada mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Kemudian ekspor juga akan terpengaruh jika varian Delta terus menjalar ke seluruh dunia, terutama terhadap negara-negara yang menjadi mitra dagang atau tujuan ekspor Indonesia.
Dari sisi produksi, eskalasi varian Delta COVID-19 mengancam sektor perdagangan yang pada triwulan II tumbuh 9,4 persen, sektor akomodasi makan dan minum yang tumbuh 21,6 persen, serta sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 25,1 persen.
Baca juga: Lebih Tinggi dari Nasional, Ekonomi Jakarta Tumbuh 10,9%
“Ini momentumnya (triwulan II) luar biasa kuat, namun dia sangat mudah terpengaruh oleh terjadinya kenaikan COVID-19 karena biasanya langsung menurunkan mobilitas,” ujar Sri Mulyani.
Sementara untuk investasi yang pada triwulan II tumbuh 7,5 persen masih cukup optimis untuk triwulan III karena indikator-indikator investasi tidak langsung berhenti jika kasus COVID-19 meningkat.
“Beberapa indikator konsumsi semen, besi, baja, dan impor barang modal yang mencapai di atas 29 persen. Konsumsi semennya 13 persen serta besi dan baja 44 persen itu pasti akan memberikan dukungan pada kegiatan investasi di triwulan III,” kata Sri Mulyani.
Selanjutnya sektor manufaktur juga dinilai berdaya tahan karena berbagai indikator seperti impor bahan baku yang melonjak 57 persen, impor barang modal dan permintaan-permintaan ekspor akan mendorong industri manufaktur pada triwulan III.
“Pertanian juga diharapkan berdaya tahan meskipun sangat bergantung pada pergeseran pangan di triwulan II ke III nanti. Saya tetap berharap untuk tanaman pangan dan perkebunan akan tetap meningkat,” kata Sri Mulyani.
Oleh sebab itu ia menegaskan seluruh elemen baik pemerintah maupun masyarakat harus berkontribusi dalam mengendalikan penyebaran COVID-19 agar pemulihan triwulan II terus berlanjut ke triwulan berikutnya.
“Partisipasi masyarakat luar biasa penting dalam menerapkan 3M sehingga kita tetap bisa beraktivitas dan momentumnya tetap terjaga serta COVID-19 nya tidak semakin melonjak,” ujar Sri Mulyani.(OL-4)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved