Kamis 05 Agustus 2021, 18:30 WIB

Ekonomi Tumbuh 7,07%, Himbara : Jaga Momentum Pemulihan  

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ekonomi Tumbuh 7,07%, Himbara : Jaga Momentum Pemulihan  

MI/Andri widiyanto
Suasana Jalan RS Fatmawati Raya di Jakarta Selatan saat PPKM

 

HIMPUNAN Bank-Bank Milik Negara (Himbara) optimistis dalam penyaluran kredit di sisa tahun ini untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua 2021 capai 7,07% year on year (yoy). 

Capaian ini mengalami perbaikan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 yang terkontraksi sebesar 0,71% (yoy). Ketua Himbara Sunarso yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI berharap pemulihan ini tetap terjaga dengan Indonesia terlepas dari resesi ekonomi akibat pandemi yang terjadi.

“Pertumbuhan ekonomi ini sangat memberikan harapan ke depannya. Ini menunjukkan pemulihan yang nyata baik dari sisi permintaan maupun produksi. Momentum pemulihan ekonomi ini harus dijaga,” ujar Sunarso dalam keterangan resminya, Kamis (5/8).

Perbaikan kondisi ekonomi itu, ungkapnya, ditopang pertumbuhan kredit perbankan yang menunjukkan tren perbaikan.

Sunarso mengklaim, untuk pertama kalinya pertumbuhan kredit positif sekitar 0,6% secara year on year (yoy) pada Juni 2021 yang sebelumnya selalu negatif selama 8 bulan berturut-turut sejak Oktober 2020. Sebagai contoh untuk pertumbuhan kredit BRI khususnya segmen mikro tumbuh sebesar 17 persen year on year.

Sunarso juga berpendapat, beberapa faktor yang mendorong percepatan pemulihan nasional tersebut antara lain program akselerasi vaksinasi Kedua, dukungan kebijakan fiskal dan moneter yang tepat sehingga menopang pertumbuhan. Dia menyebut, dalam hal ini pemerintah mendukung pemulihan ekonomi dengan berbagai kebijakan yang pro growth dan pro poor. 

Baca juga : Lebih Tinggi dari Nasional, Ekonomi Jakarta Tumbuh 10,9%

Kemudian, pertumbuhan kredit perbankan nasional yang mulai positif. Capaian itu dikatakan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat negatif. Dengan pola seperti ini, ia meyakini pertumbuhan kredit akan kembali tercatat positif hingga akhir 2021

Dengan berbagai faktor-faktor tersebut, bank-bank Himbara meyakini bahwa pemulihan ekonomi Indonesia sudah terlihat dan dalam jalur yang benar. Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2021 adalah tanda dan modal yang sangat positif untuk kebangkitan Indonesia,” ujar Sunarso.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia atau BNI Royke Tumilaar mengamini sejawatnya itu. Selaku anggota Himbara pihaknya mengaku akan menjaga pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan program dan stimulus dari pemerintah.

Hingga Mei 2021 total penyaluran stimulus untuk PEN tercatat sebesar Rp370,55 triliun (di luar restukturisasi) kepada 51,77 Juta penerima. Sedangkan, realisasi restrukturisasi kredit Himbara atas nasabah terdampak Covid-19 sampai sebanyak 3,43 Juta nasabah dengan total baki debet sebesar Rp411,14 triliun.

“Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan terutama di segmen UMKM menjadi salah satu sinyal dari pemulihan ekonomi nasional," terangnya.

Terkait pertumbuhan ekonomi tersebut, Direktur Utama PT Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penting sekali memprioritaskan penyaluran kredit untuk sektor-sektor usaha yang memiliki peran besar mengatrol pertumbuhan ekonomi tersebut. 

Di samping itu, kondisi perbankan di Indonesia cukup kuat dan stabil, terlihat dari capital adequacy ratio (CAR) perbankan pada bulan Mei 2021 mencapai 24,3% serta likuiditas perbankan yang juga tetap terjaga ample di level 82,77% per Mei 2021. (OL-7)

Baca Juga

Dok.Pluang

Kolaborasi Pluan dan Tokopedia Hadirkan Peluang Cuan di Investasi Emas

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:30 WIB
Kehadiran produk emas yang didukung Pluang di Tokopedia dapat mencetak banyak investor baru serta meningkatkan inklusi keuangan di...
MI/Dok Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo Bagikan Dividen Rp9,5 Triliun kepada Para Pemegang Saham

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 07:45 WIB
Dalam sembilan bulan pertama 2021, total pendapatan Indosat Ooredoo meningkat 12,0% year-on-year (YoY) menjadi Rp23...
Dok. INPP

Jawab Kebutuhan Masyarakat, INPP Fokus Garap Hunian Mixed Use 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 26 November 2021, 23:31 WIB
Sejak 2017, INPP juga melanjutkan pengembangan kawasan mixed-use Sahid Kuta Lifestyle Resort yang sebelumnya terdiri dari beachwalk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya