Kamis 05 Agustus 2021, 16:19 WIB

BCA: UMKM Lebih Butuh Platform Berjualan Dibandingkan Kredit

Despian Nurhidayat | Ekonomi
BCA: UMKM Lebih Butuh Platform Berjualan Dibandingkan Kredit

Antara
Pekerja membersihkan kaca di Menara BCA yang berlokasi di kawasan Sudirman, Jakarta.

 

PRESIDEN Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menilai untuk membantu sektor UMKM bertahan saat pandemi covid-19, sebaiknya diberikan platform online untuk berjualan. 

Menurutnya Jahja, upaya tersebut lebih baik dibandingkan dengan menggulirkan kredit bagi pelaku UMKM. Diketahui, BCA sudah menyediakan plafon kredit untuk UMKM sebesar Rp102 triliun. Namun, realisasinya kurang dari Rp70 triliun dan belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Sejak tahun lalu, kita inisiatif mendorong produsen lokal yang barangnya bagus dan layak untuk beredar secara nasional. Kita bantu dalam platform digital. Kita tidak tawarkan mereka kredit, tapi tawarkan bantuan untuk berjualan," ungkap Jahja dalam diskusi virtual, Kamis (5/8).

Baca juga: Gabung ke Marketplace, Solusi Bagi UMKM untuk Bertahan

Lebih lanjut, dia mengatakan BCA lebih memilih untuk membantu pelaku UMKM agar bisa on boarding di platform digital. Sebab, hingga saat ini baru sekitar 25% dari 64 juta pelaku UMKM di Indonesia, yang sudah berhasil masuk platform digital.

Dengan masuk paltform digital, pelaku UMKM yang mengalami masalah dengan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, tetap masih bisa berjualan.

"Tapi syaratnya kualitas, packaging, higienis sampai foto produknya baik. Jadi, harus eye catching," pungkas Jahja.(OL-11)
 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Satu Harga, Stok Minyak Goreng di Makassar Aman Hingga Tiga Bulan

👤Lina Herlina 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:57 WIB
Rabu (19/1), mulai pukul 00.01, pemerintah mengeluarkan kebijakan minyak goreng satu harga, yaitu Rp14 ribu per liter untuk menstabilkan...
Ist

Kebutuhan Pembiayaan Korporasi pada Desember 2021 Meningkat 

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:26 WIB
Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi Desember 2021 sebesar 17,4% lebih tinggi dari SBT 14,8% pada...
Ist/Bank Indonesia

Kebutuhan Pembiayaan Rumah Tangga Masih Lesu

👤 Fetry Wuryasti 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:19 WIB
Hasil survei permintaan pembiayaan Bank Indonesia pada Desember 2021 mengindikasikan penambahan pembiayaan melalui utang atau kredit oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya