Kamis 10 Juni 2021, 12:35 WIB

YLKI: Pengenaan PPN pada Bahan Pangan Tak Manusiawi

Putri Anisa Yuliani | Ekonomi
YLKI: Pengenaan PPN pada Bahan Pangan Tak Manusiawi

Ant/Syifa Yulinnas
Bahan kebutuhan pokok akan dikenakan pajak.

 

PEMERINTAH berwacana untuk mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada bahan pangan. Wacana ini jelas menjadi wacana kebijakan yang tidak manusiawi, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, saat daya beli masyarakat sedang turun drastis.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi berpendapat PPN akan menjadi beban baru bagi masyarakat dan konsumen, berupa kenaikan harga kebutuhan pokok. Belum lagi jika ada distorsi pasar, maka kenaikannya akan semakin tinggi.

"Pengenaan PPN pada bahan pangan juga bisa menjadi ancaman terhadap keamanan pasokan pangan pada masyarakat," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/6).

Oleh karena itu, wacana ini harus dibatalkan. Pemerintah seharusnya lebih kreatif, jika alasannya untuk menggali pendapatan dana APBN.

Pemerintah bisa menaikkan cukai rokok yang lebih signifikan. Dengan menaikkan cukai rokok, potensinya bisa mencapai Rp200 triliun lebih.

"Selain itu, akan berdampak positif terhadap masyarakat menengah bawah, agar mengurangi konsumsi rokoknya, dan mengalokasikan untuk keperluan bahan pangan," tegasnya. (OL-13)

Baca Juga: Bahan Kebutuhan Pokok Dikenakan PPN, IKAPPI Nilai Keterlaluan

Baca Juga

Dok. Kemenperin

Kemenperin Beri Penghargaan 16 Perusahaan Pencetus Teknologi 

👤Mediaindoensia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 23:46 WIB
Menperin menyampaikan, era perdagangan bebas saat ini membuat industri nasional perlu terus melakukan penciptaan teknologi...
DOK/Bank Mandiri

Transaksi Perbankan Digital Bank Mandiri di Jawa Barat Meningkat Tajam

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 01 Desember 2021, 23:35 WIB
Melalui produk dan layanan digital personal yang bernama livin' by mandiri, jumlah transaksinya naik 62,9% dibanding...
Dok. Kemenkominfo

Presidensi G20 Kesempatan Indonesia Jadi Hub Rantai Pasokan Dunia 

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:57 WIB
"Ini kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukan cara menghandle covid yang relative cukup baik untuk menunjukan diri sebagi hub baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya