Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Emas menguat lagi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari keenam berturut-turut, didorong oleh penurunan dolar dan imbal hasil (yield) obligasi AS saat investor mengabaikan petunjuk Federal Reserve tentang kemungkinan tapering langkah-langkah dukungan ekonomi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terkerek 0,4 dolar AS atau 0,02 persen menjadi ditutup pada 1.881,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (19/5), emas berjangka terangkat 13,5 dolar AS atau 0,72 persen menjadi 1.881,50 dolar AS.
Emas berjangka naik 0,4 dolar AS atau 0,02 persen menjadi 1.868 dolar AS pada Selasa (18/5), setelah melambung 29,5 dolar AS atau 1,6 persen menjadi 1.867,60 dolar AS pada Senin (17/5), serta meningkat dua hari sebelumnya masing-masing 14,1 dolar AS atau 0,77 persen dan 1,2 dolar AS atau 0,07 persen.
Risalah pertemuan Fed menunjukkan "sejumlah" pejabat berpikir bahwa jika pemulihan bertahan, mungkin tepat untuk "mulai membahas rencana untuk menyesuaikan laju pembelian aset."
Risalah Fed pada Rabu (19/5) adalah "secara efektif pengenalan pertama dari pembicaraan resmi tentang tapering (pengurangan pembelian obligasi)... tetapi emas naik, didorong oleh fakta bahwa kami telah melihat imbal hasil dan dolar sedikit berbalik," kata Bart Melek, kepala analis komoditas di TD Securities.
"Pandangan di luar sana adalah meskipun The Fed berbicara tentang tapering, pada kenyataannya, sangat tidak mungkin bahwa kami akan segera mengurangi akomodasi moneter," tambah Melek.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun yang dijadikan acuan melemah, sementara indeks dolar turun, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Emas juga menemukan dukungan tambahan ketika indeks aktivitas bisnis Federal Reserve Philadelphia turun menjadi 31,5 pada Mei dari level tertinggi hampir 50 tahun di 50,2 pada April, lebih buruk dari yang diharapkan.
Jika pengetatan moneter akhirnya dilakukan oleh Fed akan menghilangkan daya tarik emas karena itu diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih tinggi untuk memegang aset-aset non-imbal hasil.
Kenaikan emas terjadi meskipun jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran menurun.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (20/5) bahwa 444.000 orang mengajukan klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 15 Mei, lebih baik dari yang diperkirakan dan peningkatan dari 478.000 klaim pada minggu sebelumnya.
Ekspektasi inflasi mendukung pasar logam, kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
“Masalah inflasi harga telah menjadi elemen bullish untuk pasar logam karena investor akan membeli aset keras seperti logam sebagai lindung nilai terhadap inflasi,” tambah Wyckoff.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 4,2 sen atau 0,15 persen menjadi ditutup pada 28,067 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 3,4 dolar AS atau 0,28 persen menjadi ditutup pada 1.205 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Emas Tekan Bitcoin Akibatkan Harga Uang Elektronik itu Anjlok
Cek harga Emas Antam terbaru hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rekor baru tembus Rp3.003.000 per gram seiring lonjakan emas dunia. Simak analisis lengkapnya.
Tabel lengkap harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, 29 Januari 2026. Emas UBS tembus Rp3,1 juta per gram, cek rincian selisih dan analisis kenaikannya.
Cek harga emas Antam terbaru hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Naik Rp52.000 jadi Rp2.968.000/gram. Simak tabel lengkap & analisis tren Rupiah.
Harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 28 Januari 2026, relaitf stabil.
Update lengkap harga emas Antam hari ini Selasa, 27 Januari 2026. Harga 1 gram turun ke Rp 2.916.000 di tengah penguatan Rupiah. Simak analisis pasar & tabel rinciannya.
Tabel lengkap harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Selasa 27 Januari 2026. Emas UBS melonjak Rp44.000 tembus level psikologis baru.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved