Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS-indeks utama Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah risalah pertemuan Federal Reserve April menunjukkan peserta setuju ekonomi AS masih jauh dari tujuan bank sentral, dengan beberapa mempertimbangkan diskusi tentang pengurangan program pembelian obligasi.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 164,62 poin atau 0,48 persen, menjadi berakhir di 33.896,04 poin. Indeks S&P 500 turun 12,15 poin atau 0,29 persen, menjadi menetap pada 4.115,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 3,90 poin atau 0,03 persen lebih rendah, menjadi 13.299,74 poin.
Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi anjlok 2,53 persen, memimpin kerugian menyusul penurunan harga minyak. Sementara itu, kelompok teknologi dan layanan komunikasi memperoleh keuntungan yang lumayan.
S&P 500 menambah kerugian setelah rilis risalah mengungkapkan sejumlah pembuat kebijakan Fed berpikir bahwa jika ekonomi melanjutkan kemajuan pesat, akan menjadi tepat "di beberapa titik" dalam pertemuan mendatang untuk mulai membahas pengurangan pembelian obligasi pemerintah bulanan Fed, kebijakan yang dirancang untuk menjaga suku bunga jangka panjang tetap rendah.
"Terus ada pandangan dan perspektif dari para peserta, serta staf The Fed bahwa tekanan inflasi yang mulai menjadi jelas ini akan tetap sementara dalam pandangan mereka dan kemungkinan akan surut saat kita bertransisi ke 2022," kata Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management di Minneapolis.
Angka inflasi yang kuat dan tanda-tanda kekurangan pekerja dalam beberapa pekan terakhir telah memicu kekhawatiran dan mengguncang pasar saham meskipun ada jaminan dari pejabat Fed bahwa kenaikan harga-harga akan bersifat sementara.
Ketiga indeks utama mencapai posisi terendah sesi mereka dalam perdagangan pagi setelah dibuka melemah tajam, kemudian pulih sebagian sebelum rilis risalah Fed menekan mereka lagi.
Berkontribusi pada suasana penghindaran risiko (risk-off) pada Rabu (19/5/2021), Bitcoin dan Ether jatuh setelah langkah China untuk melarang lembaga keuangan dan pembayaran menyediakan layanan mata uang kripto.
Dua mata uang digital utama turun masing-masing sebanyak 30 persen dan 45 persen, tetapi mereka secara signifikan menahan kerugian mereka dalam perdagangan sore setelah dua pendukung terbesar mereka - kepala Tesla Inc Elon Musk dan kepala eksekutif Ark Invest, Cathie Wood - mengulangi dukungan mereka untuk Bitcoin.
Operator bursa kripto Coinbase Global, penambang Riot Blockchain dan Marathon Digital Holdings melihat saham mereka turun tajam pada perdagangan Rabu (19/5/2021). (Ant/OL-13)
Baca Juga: Emas Tekan Bitcoin Akibatkan Harga Uang Elektronik itu Anjlok
Wall Street bereaksi keras atas ancaman terhadap independensi The Fed. Emas cetak rekor tertinggi saat investor mulai meragukan kredibilitas ekonomi AS.
IHSG dibuka hijau ke level 8.959 pada Rabu (7/1/2026). Penguatan didorong reli Wall Street dan progres dagang RI-AS. Simak rinciannya.
Indeks Dow Jones cetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen penangkapan Nicolás Maduro. Sektor energi dan finansial pimpin reli bursa Amerika Serikat.
Wall Street terguncang setelah Trump umumkan tarif baru hingga 40% terhadap 14 negara. Saham otomotif dan teknologi Jepang-Korea anjlok.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Minggu (25/5), mengungkapkan bahwa dirinya menyetujui untuk menunda rencana penerapan tarif impor 50% untuk Uni Eropa (UE).
KETIKA pengumuman tarif timbal balik Trump menimbulkan gelombang kejut di Wall Street, orang-orang terkaya di dunia kehilangan kekayaan bersih miliaran dolar hampir dalam semalam.
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved