Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kunjungan kerja ke Indramayu, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo, di hadapan para petani, menjelaskan secara gamblang asal muasal wacana impor beras yang sempat mengemuka beberapa pekan lalu.
Jokowi mengakui bahwa salah satu kementerian teknis, saat itu, memang sudah menyiapkan kebijakan impor. Alasan utamanya adalah karena ada kekhawatiran stok beras di dalam negeri tidak bisa mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.
Sebagaimana diketahui, pada akhir tahun lalu hingga awal 2021, beberapa daerah yang menjadi sentra padi dilanda banjir.
Belum lagi, saat ini, bayang-bayang pandemi covid-19 masih belum usai sehingga ada ketakutan bahwa para petani tidak bisa bekerja secara maksimal di lapangan.
"Ini yang membuat kita khawatir. Itu sudah dihitung semua. Nanti panennya bagus atau tidak, banyak atau tidak, stok di Bulog seperti apa," ujar Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/4).
Baca juga: Presiden: Jika Produksi Bagus, Tidak Ada Impor Beras Sampai Akhir
Karena tidak ingin mengambil risiko, saat itu, Kementerian Perdagangan akhirnya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Thailand dan Vietnam terkait rencana kerja sama pembelian beras.
"Tapi kemudian karena kita lihat situasinya aman, saya sampaikan stop dulu. Ini mau panen. Tidak usah impor," ucap mantan wali kota Solo itu.
Kepala negara pun menjelaskan, di dalam mengurus negara, keputusan-keputusan krusial guna mengantisipasi munculnya persoalan harus dilakukan.
Pemerintah tidak bisa menunggu hingga terjadi kekacauan di tengah masyarakat, baru kemudian bergerak.
"Beras ini kan kebutuhan semua masyarakat. Yang bukan petani butuh juga. Coba bayangkan kalau sampai ada kekurangan. Tapi intinya kemarin kita sudah hentikan. Tidak ada impor," tandasnya. (OL-4)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved