Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM satu dekade perjalanan pasar modal syariah, ternyata ada beberapa hal yang perlu dioptimalkan. Hal itu diutarakan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen.
Salah satunya, pilihan produk investasi syariah yang dikatakan masih terbatas. Dalam hal ini, jika dibandingkan dengan produk konvensional.
Baca juga: OJK Resmi Terbitkan Izin untuk Bank Syariah Indonesia
"Sampai saat ini, belum terdapat penerbitan produk efek beragun aset syariah dan dana investasi real estate syariah, meskipun sudah terdapat landasan hukum yang memadai," papar Hoesen dalam seminar virtual, Senin (12/4).
Adapun pengembangan lainnya ialah literasi dan inklusi masyarakat mengenai produk syariah yang harus ditingkatkan. Meski upaya mendorong peningkatan literasi dan inklusi terkait produk syariah sudah cukup gencar, namun Hoesen menilai dibutuhkan pendidikan atau sekolah pasar modal syariah.
"Peran kelembagaan, seperti bank syariah dan perusahaan efek sebagai infrastruktur penunjang, bagi pasar modal syariah juga perlu lebih diperbanyak," imbuh Hoesen.
Baca juga: Kemenaker Minta Pengusaha Bayar THR paling Lambat H-7
Hal penting lain yang menurutnya perlu jadi perhatian ialah produk syariah yang tidak terlepas dari permasalahan hukum. "Tidak dipungkiri, dalam perjalanannya ternyata masih banyak pelaku yang memanfaatkan produk pasar modal syariah sebagai vehicle melaksanakan transaksi dilarang. Baik dilarang sesuai hukum positif, maupun dilarang sesuai hukum syariah," pungkasnya.
"Oleh karena itu, saya mengingatkan insan pasar modal syariah harus selalu memegang teguh landasan sifat dasar dalam implementasi prinsip syariah, yaitu karakter, profesional dan amanah," tutup dia.(OL-11)
Penyatuan dua figur dengan latar belakang yang saling mengisi dan menguatkan: investasi global dan ekonomi kerakyatan sejatinya adalah sebuah langkah cerdas
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Dahnil memerinci aset yang kini dimiliki Indonesia di Tanah Suci. Aset tersebut meliputi bangunan yang sudah beroperasi sebagai hotel serta lahan strategis yang siap dikembangkan.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
Halalicious Food Festival 2025 hadir di JIEXPO sebagai bagian dari ISEF 2025, menghadirkan lebih dari 40 tenant kuliner halal UMKM bersertifikat.
Pemerintah mendorong beberapa strategi agar ekosistem keuangan syariah dan industri halal terus berkembang antara lain memperluas KUR syariah dan optimalisasi bullion bank atau bank emas.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
Di tengah koreksi IHSG yang gagal bertahan di level 9.000, saham DADA justru mencatatkan lonjakan abnormal hingga 35% didorong sentimen laba.
IHSG ditutup melemah 0,22% ke level 8.925 pada perdagangan Kamis (8/1). Analis menyebut koreksi sehat akibat profit taking pasca reli panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved