Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Danantara Lapor Prabowo, Kompleks Haji di Mekah Mulai Groundbreaking Tahun Ini

Ihfa Firdausya
07/1/2026 20:56
Danantara Lapor Prabowo, Kompleks Haji di Mekah Mulai Groundbreaking Tahun Ini
Gedung Danantara(Antara)

<danantara haji="" kompleks="" melaporkan="" pengembangan="" progres="">Hajj Complex) di Mekah kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian retreat kabinet di Hambalang, kemarin.

Kompleks Haji tersebut dijalankan melalui dua jalur strategis secara paralel. Jalur pertama adalah penguatan fondasi proyek melalui Kawasan Thakher. Sementara jalur kedua dilakukan melalui partisipasi aktif dan penjajakan berkelanjutan dalam mekanisme lelang yang dikelola oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk peluang kawasan lain di sekitar Masjidil Haram.

Sebagai fondasi awal yang telah berjalan, Danantara Indonesia menyampaikan bahwa Kawasan Thakher mencakup Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi. Selain itu sekitar 4,4 hektare lahan kawasan pengembangan yang berlokasi di koridor strategis sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya membangun Kompleks Haji melalui pendekatan secara bertahap.

"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (7/1).

Kawasan Thakher saat ini mencakup Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi dengan sekitar 1.461 kamar di tiga menara. Kemudian terdapat kurang lebih 14 plot lahan kawasan yang direncanakan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.

Secara bertahap, kawasan ini dirancang untuk berkembang hingga sekitar 6.000 kamar dengan estimasi kapasitas mencapai kurang lebih 22.000 jemaah, atau sekitar 10% dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya.

Pengembangan Kawasan Thakher tidak hanya difokuskan pada penyediaan akomodasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem layanan jamaah yang lebih terintegrasi. Ia mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.

“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jamaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” lanjut Pandu.

Sejalan dengan akuisisi Kawasan Thakher, Danantara Indonesia juga tengah mengikuti dan mencermati proses lelang yang dijalankan RCMC. Sebagai otoritas pengembangan Kota Mekah, RCMC menetapkan arah kebijakan, tata kawasan, serta skema pengembangan untuk proyek-proyek strategis di Makkah.

Dalam kerangka tersebut, Danantara Indonesia menempatkan pengembangan Kompleks Haji sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang selaras dengan master plan Kota Makkah dan kerangka kerja yang ditetapkan RCMC.

Dalam kerangka ini, RCMC menawarkan sejumlah plot kawasan dengan berbagai karakteristik lokasi, peruntukan, dan jarak terhadap Masjidil Haram. Prosesnya mencakup tahapan penawaran, evaluasi teknis dan finansial, serta seleksi investor yang dinilai mampu mengembangkan kawasan sesuai master plan Kota Mekah.

“RCMC adalah bagian penting dari ekosistem pengembangan Makkah. Kami masih terlibat dalam proses tersebut sebagai bagian dari eksplorasi jangka panjang untuk Kompleks Haji tentu dengan pendekatan yang sangat selektif dan berbasis kajian menyeluruh,” jelas Pandu.

Dalam laporannya, Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji. Hal itu sekaligus membuka ruang pengembangan lanjutan dalam kerangka kerja RCMC untuk kawasan-kawasan strategis lainnya di Makkah ke depannya.

Pendekatan ini dilakukan secara selektif dan berbasis kajian menyeluruh, sejalan dengan strategi jangka panjang Danantara Indonesia untuk membangun kompleks haji yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Sementara itu, untuk Kawasan Thakher, Danantara Indonesia menyiapkan investasi secara bertahap yang mencakup penguatan aset awal serta belanja modal (capex) untuk pengembangan kawasan. Dalam proyeksi awal, pengembangan lanjutan ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada 2026, dengan operasional hotel tambahan direncanakan mulai 2029, mengikuti kesiapan proyek dan perizinan.

“Fokus kami adalah memastikan setiap langkah dilakukan secara prudent, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang. Kompleks Haji kami bangun sebagai proyek strategis lintas generasi,” tutup Pandu. (Ifa/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya