Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Transparansi Jadi Kunci Pasar Modal Naik Kelas

Insi Nantika Jelita
11/3/2026 22:25
Transparansi Jadi Kunci Pasar Modal Naik Kelas
Diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 bertema Era Baru Transparansi Pasar Modal yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (10/3/2026).(Dok Kitakomm)

TRANSPARANSI menjadi kunci penting agar pasar modal Indonesia dapat naik kelas dan bersaing di tingkat global. Upaya memperkuat keterbukaan informasi, komunikasi yang baik antara regulator, emiten, dan investor, serta penguatan praktik investor relations dinilai menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan pasar. Hal ini mengemuka dalam diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 bertema Era Baru Transparansi Pasar Modal yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (10/3).

"Sangat penting untuk membangun transparansi,” kata Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhamad Misbakhun dalam keterangannya di acara diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026. 

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengakui pentingnya mengkomunikasikan apa yang sudah dilakukan pihak bursa dan berbagai rencana ke depan. Acara investor forum diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat investor, emiten dan publik secara umum.

"Saat ini menjadi momentum penting untuk menjadikan pasar modal kita naik kelas, dan itu perlu selalu kita komunikasikan,” kata Jeffrey.

Sedangkan pengamat pasar modal Hans Kwee menilai diskusi dalam forum investor akan memberikan dampak positif agar informasi antarregulator, investor dan emiten tetap terjaga positif.

"Karena komunikasi yang baik akan memudahkan dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Founder & CEO Kitacomm Henny Lestari menambahkan, hubungan dengan investor memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang perusahaan publik dalam membangun kepercayaan investor sekaligus menjaga nilai perusahaan di pasar. Seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan tercatat di Indonesia, kebutuhan akan praktisi investor relations yang kompeten juga semakin besar.

Melalui Indonesia Investor Relations Forum yang kini memasuki tahun kedua, Henny berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk mendorong penguatan standar sekaligus pengembangan profesi investor relations di Indonesia.

“Seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan tercatat di Indonesia, kebutuhan akan praktisi investor relations yang kompeten juga semakin besar," tutur Henny.

The Investor Relations Forum (IRF) mempertemukan para pemangku kepentingan utama, mulai dari regulator, perusahaan tercatat, investor, hingga media, untuk saling bertukar wawasan, berbagi praktik terbaik, serta menginspirasi kemajuan yang bermakna dalam praktik hubungan investor (investor relations). (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya