Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkasa Pura Retail, salah satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Sarinah (Persero) dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Selatan. Kerja sama ini dalam rangka mendukung pengembangan dan pemasaran produk UMKM Kalimantan Selatan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Retail Edyana Paramitasari, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Gustafa Yandi, dan Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati, yang juga disaksikan secara daring oleh Staf Ahli Bidang Keuangan & Pengembangan UKM Kementerian BUMN RI Loto Srinaita Ginting serta Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji, Senin 15 Februari 2021 di Kantor Pusat PT Sarinah (Persero) Jakarta.
“Bentuk kerja sama ini merupakan suatu kolaborasi antara BUMN dengan Pemerintah Daerah dalam upaya pengembangan UMKM Indonesia, yang dapat menciptakan optimisme bagi UMKM untuk bangkit, khususnya dalam masa pandemi ini. Sehingga diharapkan dapat mendorong terwujudnya UMKM Tangguh, Indonesia Maju. Harapan kami semoga pola kolaborasi ini juga dapat diimplementasikan pada daerah lainnya,” jelas Loto.
"Kerja sama antara Angkasa Pura Retail dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel dan Sarinah ini merupakan wujud komitmen Angkasa Pura I untuk turut berkontribusi terhadap pengembangan pelaku UMKM di wilayah bandara Angkasa Pura I beroperasi, yang dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi dengan para stakeholder terkait. Kerja sama ini turut mendukung program Galeri UMKM di bandara-bandara Angkasa Pura I. Melalui Galeri UMKM di bandara ini, para UMKM yang berada di wilayah bandara Angkasa Pura I memiliki kesempatan untuk memanfaatkan galeri tersebut sehingga meningkatkan peluang produk-produk mereka dapat diperkenalkan dan dipasarkan ke penumpang pesawat," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya.
Adapun cakupan kerja sama antara tiga pihak ini mencakup mekanisme pengelolaan gerai seluas 232 meter persegi di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, untuk produk-produk UMKM Kalimantan Selatan. Pada kerja sama ini, Angkasa Pura Retail dan Sarinah berperan sebagai kurator dan operator Galeri atau Gerai UMKM. Sedangkan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai pembina pelaku UMKM di Kalimantan Selatan, yang menghubungkan pelaku UMKM dan menyediakan produk-produk UMKM Kalimantan Selatan untuk dikurasi oleh Angkasa Pura Retail dan Sarinah.
"Kerja sama ini merupakan awal yang baru terkait pengembangan kerja sama antara Angkasa Pura Retail dan Sarinah dengan pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM dalam rangka turut mengembangkan industri UMKM di daerah. Kerja sama ini direncanakan juga akan dikembangkan di bandara lainnya di bawah naungan Angkasa Pura I," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Retail Edyana Paramitasari.
"Kerja sama ini sesuai dengan misi transformasi Sarinah sebagai perekat dan pelontar produk nusantara unggulan khususnya ke pasar global baik melalui gerai-gerai duty free, House of Indonesia maupun melalui ekspor," ujar Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati.
Mendukung hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Gustafa Yandi menyambut baik terselenggaranya penandatangan perjanjian kerja sama ini. 'Dan semoga pembangunan Galeri UMKM segera terwujud di Bandara Syamsuddin Noor - Banjarmasin. Hadirnya Galeri UMKM menandakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk membangun dan mengembangkan UMKM di Kalimantan Selatan. Kami tentunya tidak bisa bekerja sendiri dan sangat diperlukan adanya sinergitas serta kolaborasi dengan stakeholder yang punya komitmen yang sama. Oleh sebab itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Angkasa Pura I, Angkasa Pura Retail, dan Sarinah," kata Gustafa.
Sebagai informasi, nantinya Galeri UMKM Bandara Syamsudin Noor ini akan diisi oleh beragam kategori produk UMKM. Seperti produk fesyen etnik, suvenir, tas, makanan dalam kemasan, aksesoris, dan kerajinan tangan.
Perjanjian kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan para pihak.
"Angkasa Pura I senantiasa berkomitmen untuk turut serta memajukan perekonomian daerah melalui pemberian peluang bagi pelaku UMKM dalam mempromosikan dan memperluas pangsa pasar bagi produk-produknya melalui keberadaan galeri UMKM di bandara-bandara Angkasa Pura I," ujar Faik Fahmi. (OL-10)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved