Selasa 19 Januari 2021, 16:26 WIB

Kementan Blokir Banyak Importir Hortikultura

M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Kementan Blokir Banyak Importir Hortikultura

FOTO/Jafkhairi
Seorang pembeli memilih buah jeruk impor di pasar tradisional Anyar, Kota Bogor, Jabar, beberapa waktu lalu.

 

MASIH banyak perusahaan/importir produk hortikultura yang belum melunasi wajib tanam dari 2018-2020 sehingga masuk daftar hitam Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) 2021. Soalnya, perusahaan yang mengajukan RIPH diharuskan melakukan wajib tanam.

"Yang tidak menyelesaikan wajib tanam tentu tidak akan diberikan RIPH untuk tahun selanjutnya karena dia harus menyelesaikan kewajiban tersebut," kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (19/1). Sayangnya, Prihasto tidak menyebutkan jumlah perusahaan yang belum menyelesaikan wajib tanam itu.

"Jadi memang banyak yang belum melunasi kami identifikasi dan kami blacklist dalam sistem. Jadi dalam sistem sudah terblokir nama-nama perusahaan tersebut, jadi tidak bisa mengajukan RIPH lagi," ujarnya.

Pada 2020 terdapat 79 perusahaan yang melakukan wajib tanam importir dengan target tanam 6.038 hektare. Tapi realisasi tanam mereka baru 2.000 hektare.

"Baru 30% realisasi wajib tanam untuk 2020. Namun demikian dari perusahaan tersebut masih memiliki waktu 1 tahun untuk menyelesaikan wajib tanamnya," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

dok.AFP

Kebijakan Bank Sentral AS Terlalu Agresif Ciptakan Bencana di Negara Lain

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 07:59 WIB
KENAIKAN suku bunga yang terlalu agresif oleh Federal Reserve (Bank Sentral) AS menciptakan stagflasi di seluruh...
MI/HO

Sambut HUT RI, Tri Gelar Promo Pesta Kemerdekaan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 07:30 WIB
"Program Pesta Diskon Kemerdekaan ini secara khusus diadakan sebagai bentuk apresiasi kami untuk para pelanggan yang selalu setia...
DOK/CITI INDONESIA

Citi Indonesia Latih 300 Wirausahawan Pemula dari Tiga Kota

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:15 WIB
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam manajemen bisnis, pengelolaan keuangan personal dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya