Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo melepas ekspor produk Indonesia ke berbagai negara senilai Rp23,75 triliun. Pelepasan ekspor itu diresmikan Presiden secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/12).
"Salah satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor. Bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi ekspor juga untuk menghasilkan devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan kita," ucap Jokowi.
Pelepasan produk ekspor tersebut diikuti 133 perusahaan yang terdiri dari 79 perusahaan besar dan 54 perusahaan kategori usaha kecil dan menengah (UKM). Produk-produk yang diekspor antara lain otomotif, furnitur, makanan dan minuman, pupuk, produk perikanan, dan jamu.
Presiden berharap agar momentum pandemi ini bisa mendorong para pengusaha meningkatkan nilai tambah produk dan meningkatkan ekspor secara berkelanjutan. "Saya mengingatkan agar kegiatan seperti ini tidak hanya seremonial semata, tetapi menjadi momentum yang berkelanjutan menghasilkan nilai ekspor yang terus meningkat," ucapnya.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebut pelepasan itu juga menjadi momentum bagi UKM untuk menembus pasar global. Sebanyak 54 UKM yang turut melakukan ekspor serentak tersebut mencatatkan nilai ekspor mencapai US$12,29 juta atau setara Rp178,15 miliar.
Dari 54 UKM itu, tujuh di antaranya melakukan ekspor perdana. "Ini juga menandai keberhasilan UKM menembus pasar global. Kemendag akan terus berupaya agar semakin banyak UKM dan pelaku usaha yang berhasil melakukan divesifikasi produk ekspor untuk meningkatkan daya saing," kata Agus.
Ia menegaskan pula kegiatan itu menjadi langkah percepatan ekspor nonmigas di masa pandemi, termasuk pemulihan ekonomi nasional pada 2021. Acara ini sekaligus menandai momentum ekspor produk-produk Indonesia di Desember.
Ekspor produk Indonesia yang dilakukan serentak itu berlangsung di Lamongan Jawa Timur, Boyolali Jawa Tengah, Sunter DKI Jakarta, dan sejumlah kota lain yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Kegiatan bertajuk Pelepasan Ekspor ke Pasar Global ini terpusat di Lamongan, Jawa Timur, dan dikoordinasikan langsung oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Turut hadir secara virtual tujuh menteri Kabinet Indonesia Maju dan sembilan gubernur dan wakil bubernur. Ke-16 provinsi yang berpartisipasi dalam kegiatan itu, yakni Aceh (2 perusahaan), Sumatra Utara (5 perusahaan), Sumatra Selatan (1 perusahaan), Riau (4 perusahaan), Lampung (2 perusahaan), Sulawesi Selatan (32 perusahaan), Banten (4 perusahaan), DKI Jakarta (6 perusahaan), Nusa Tenggara Barat (2 perusahaan), Bali (2 perusahaan), Papua Barat (3 perusahaan), Jawa Barat (12 perusahaan), Jawa Tengah (18 perusahaan), Daerah Istimewa Yogyakarta (5 perusahaan), Jawa Timur (31 perusahaan), serta Kalimantan Timur (7 perusahaan).
Negara tujuan ekspor hampir mencakup seluruh belahan dunia. Sebut saja Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Republik Rakyat Tiongkok, Singapura, Hong Kong, Qatar, Arab Saudi, negara-negara ASEAN, India, Bangladesh, Jerman, Inggris, Belanda, Spanyol, Amerika Serikat, Argentina, Meksiko, Brasil, Mesir, Kenya, Nigeria, Ghana, Afrika Selatan, dan Somalia. (OL-14)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved