Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA lifting hulu minyak pada semester 1 2020 mencapai 94% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Rinciannya, produksi minyak dan gas (migas) mencapai 1.940 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Terdiri dari produksi minyak 720,2 ribu barel minyak per hari (BOPD) dan produksi gas 6.830 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Adapun lifting migas mencapai 1.714 MBOEPD. Rinciannya, lifting minyak sebesar 713,3 ribu BOPD, atau 94,5% dari target APBN 2020. Sedangkan lifting gas sebesar 5.605 MMSCFD, atau 84% dari target.
Baca juga: Singapura Alami Resesi, Ekspor Indonesia Malah Meningkat
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto, berpendapat lifting minyak masih bisa dipacu mendekati target APBN 2020. Walaupun industri migas tengah diguncang tantangan sulit akibat penurunan harga minyak dan pandemi covid-19.
“Target lifting gas cenderung sulit dicapai. Penurunan harga gas industri belum memberikan dampak optimal. Penyebabnya pandemi covid-19, yang juga menurunkan kegiatan industri dan kelistrikan. Akhirnya menyebabkan penurunan penyerapan gas oleh end user,” ungkap Dwi dalam keterangan resmi, Jumat (17/7).
Kondisi ini mengakibatkan penerimaan negara sektor hulu migas alami penurunan secara berganda. Baik disebabkan pemotongan bagian negara, maupun penurunan volume serapan gas.
Baca juga: SKK Migas Siapkan Protokol New Normal
“Dampak covid-19 sangat nyata. Kami bekerja sama dengan KKKS membuat terobosan untuk mendukung capaian target produksi 1 juta barel per hari pada 2030,” pungkas Dwi.
Beberapa langkah yang dilakukan SKK Migas, yaitu pemberian insentif kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menunda penyetoran Dana Abandonment and Site Restoration (ASR) pada tahun ini.
Serta, optimalisasi operasional dan pengaturan sumber daya di lapangan. Mengingat adanya pembatasan operasional dan mobilitas yang berdampak pada kegiatan operasional dan penyelesaian proyek.(OL-11)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved