Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Genjot Produksi Migas 10,4 Persen, Saka Energi Targetkan 24.000 BOEPD pada 2026

Rahmatul Fajri
08/3/2026 19:27
Genjot Produksi Migas 10,4 Persen, Saka Energi Targetkan 24.000 BOEPD pada 2026
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Saka Energi Indonesia (SAKA), anak usaha Sub Holding Gas Pertamina, menargetkan produksi net estimasi sebesar 24.000 BOEPD (setara barel minyak per hari), meningkat sekitar 10,4 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Target tersebut merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mengoptimalkan aset migas guna memperkuat ketahanan energi nasional. Lonjakan target ini didasari oleh optimisme atas kinerja operasional aset secara keseluruhan dan keberhasilan sejumlah proyek pengembangan sumur baru.

Direktur Utama SAKA, Intan Fauzi, menegaskan bahwa pencapaian target ini akan dikejar melalui strategi terintegrasi, mulai dari optimalisasi lapangan eksisting hingga kegiatan eksplorasi yang agresif.

“Target produksi tahun 2026 ini adalah wujud komitmen kami untuk terus memperkuat kinerja melalui strategi yang terintegrasi dan pengembangan potensi sumber daya migas yang berkelanjutan,” ujar Intan melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah. Sumur yang dibor pada akhir 2025 tersebut kini telah resmi beroperasi (onstream) dengan hasil produksi yang signifikan.

"Hasil produksinya positif, yakni sekitar 2.430 BOPD minyak dan 2,3 MMSCFD gas. Ini menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan kinerja produksi dari aset yang sudah beroperasi," jelas Intan.

Selain itu, SAKA juga mencatatkan performa gemilang pada tahun 2025 dengan merealisasikan tiga sumur pengembangan dan dua kegiatan workover. Khusus di WK Pangkah, realisasi produksi minyak bahkan menembus angka 113 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Tak hanya fokus pada produksi jangka pendek, SAKA juga terus memperkuat portofolio masa depan melalui kegiatan eksplorasi. Perusahaan baru saja menyelesaikan geophysical and geotechnical survey di WK Pekawai.

Survei ini merupakan bagian dari persiapan lokasi (site preparation) untuk rencana kegiatan pemboran sumur eksplorasi mendatang. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang penambahan cadangan migas baru dan menjamin keberlanjutan produksi dalam jangka panjang.

“Melalui optimalisasi produksi dan eksplorasi, kami berharap dapat menjaga pertumbuhan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian energi nasional,” pungkas Intan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya