Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah melakukan pendekatan negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di kawasan Selat Hormuz.
“Ada dua kargo yang terjebak di Selat Hormuz punya Pertamina. Sekarang kapal itu lagi sandar untuk cari tempat yang lebih aman, sambil kami melakukan negosiasi,” ujar Bahlil saat ditemui usai acara buka bersama di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (4/3) malam.
Bahlil mengatakan, meski ada dua kapal yang tertahan, ketahanan energi nasional tidak terganggu karena pemerintah telah menyiapkan berbagai alternatif pasokan energi, termasuk dari Amerika Serikat.
“Geopolitik tidak dalam kondisi yang baik-baik saja, tetapi kesiapan pemerintah dalam mendesain dan mempersiapkan semua alternatif untuk crude, BBM, dan LPG, insyaallah aman,” kata Bahlil.
Sementara itu, PT Pertamina International Shipping melaporkan terdapat empat kapal yang berada di kawasan Timur Tengah.
Dua kapal yang masih berada di kawasan Teluk adalah Pertamina Pride yang dikelola oleh NYK Ship Management dan Gamsunoro yang dikelola oleh Synergy Ship Management. Pelaksana tugas Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kapal secara real time untuk memastikan keamanan kapal dan awak.
“Kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal,” ujarnya.
Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa Selat Hormuz secara efektif telah ditutup setelah serangan militer AS dan Israel terhadap Iran. Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi dunia karena sekitar 20 persen pasokan minyak global atau sekitar 20 juta barel per hari melewati kawasan tersebut. Selain itu, jalur tersebut juga menjadi rute penting bagi ekspor gas alam cair dari negara-negara Teluk seperti Qatar dan Uni Emirat Arab. (Ant/E-3)
Teheran menyatakan bahwa kapal dari negara selain AS dan Israel tetap dapat melintasi Selat Hormuz.
Ia menyatakan bahwa negara-negara yang memperoleh manfaat dari keamanan pelayaran di selat itu harus membayar biaya dan pajak kepada Iran.
Seruan Donald Trump agar sekutu kirim kapal perang ke Selat Hormuz sepi respons. Iran blokade jalur energi utama dunia bagi AS, picu lonjakan harga minyak global.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Serangkaian serangan menghantam kapal tanker di Selat Hormuz. Satu awak tewas, operasional pelabuhan minyak Irak terhenti, dan IRGC klaim keterlibatan.
Garda Revolusi Iran menunggu langkah AS yang berencana mengawal kapal di Selat Hormuz. Ketegangan kawasan membuat lalu lintas kapal di jalur energi dunia itu menurun.
Menyusul respons positif yang disampaikan Teheran, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis.
KONFLIK Timur Tengah berdampak langsung pada pasar energi global. Harga minyak dan gas melonjak tajam setelah Iran membatasi akses ke Selat Hormuz.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Donald Trump beri waktu tambahan bagi Iran hingga 6 April. Sementara itu, Teheran ancam bom hotel yang tampung tentara AS di Timur Tengah.
Ia menambahkan rancangan awal telah disiapkan, meski belum menjadi proposal resmi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan harga Pertalite & Solar tak naik meski krisis energi global akibat perang AS-Israel vs Iran kian memanas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved