Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN geopolitik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran yang memicu penutupan Selat Hormuz berpotensi mendorong kenaikan biaya logistik ekspor sawit Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono menyebut, meski sebagian besar jalur ekspor sawit nasional tidak melalui Selat Hormuz, namun potensi gangguan tetap ada, khususnya bagi kapal-kapal yang melintasi kawasan terdampak konflik. Dalam kondisi tersebut, jalur transportasi kemungkinan harus memutar untuk menghindari area perang.
Kondisi tersebut berimplikasi pada bertambahnya jarak tempuh. Akibatnya ongkos pengiriman akan membengkak.
"Yang menjadi masalah adalah transportasi yang melewati kawasan perang ini akan mengganggu, kapal akan memutar rute dan konsekuensinya itu penambahan biaya," ungkap Eddy kepada Media Indonesia, Rabu (4/3).
Terkait pasokan pupuk, Eddy memastikan kebutuhan industri sawit masih dapat dipenuhi. Indonesia, kata dia, masih bisa mengimpor pupuk dari negara-negara yang tidak terdampak konflik sehingga risiko gangguan pasokan dapat diminimalkan.
Menanggapi kemungkinan keterlambatan pengiriman yang berpotensi mengganggu kontrak ekspor, Eddy menilai risiko tersebut relatif kecil. Hal ini karena lokasi konflik berada di wilayah lain, jalur distribusi masih dapat dialihkan.
“Paling memungkinkan jalur transportasi memutar agar barang tetap bisa dikirim,” ujarnya.
Sementara itu, terkait langkah mitigasi, Eddy mengungkapkan hingga saat ini belum ada koordinasi khusus dengan Kementerian Perdagangan maupun Kementerian Perhubungan mengenai dampak konflik Timur Tengah terhadap ekspor sawit. (H-3)
Eskalasi Timur Tengah 2026: AS siapkan 3.000 pasukan elit lintas udara. Trump kirim 15 poin proposal damai lewat Pakistan saat Iran serang pangkalan AS
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.
Presiden AS Donald Trump menyebut Iran memberikan 'hadiah' signifikan terkait aliran minyak di Selat Hormuz. Apakah ini sinyal berakhirnya perang?
PEMERINTAH Filipina di bawah Presiden Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional menyusul ancaman serius terhadap pasokan bahan bakar domestik.
KONFLIK di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga energi secara masif dan kekhawatiran akan kelangkaan pasokan global.
Penutupan dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz mulai berdampak langsung pada sejumlah perusahaan di berbagai negara. PT Chandra Asri Pacific Tbk menyatakan force majeure akibat terganggunya pasokan bahan baku petrokimia.
Selat Hormuz adalah urat nadi energi dunia. Simak lokasi geografis, sejarah, dan dampak strategisnya bagi ekonomi global dan Indonesia di 2026.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut jumlah impor minyak mentah ke Indonesia melalui kawasan Timur Tengah sekitar 20%-25%. Pasokan tersebut terganggu akibat Selat Hormuz ditutup
HARGA bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri berpotensi mengalami kenaikan apabila konflik di Timur Tengah terus berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved