Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia tengah mendorong ekspor produk furnitur dalam negeri. Pasalnya, ekspor industri furnitur dari Indonesia kontribusinya masih sangat rendah meskipun memiliki potensi yang besar.
Berdasarkan data Center for Industrial Studies (CSIL) pada tahun 2017, kinerja ekspor Indonesia berada pada posisi ke-22. Data menunjukkan Tiongkok menempati posisi teratas. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Vietnam.
Pada 2018, Indonesia hanya mencatatkan ekspor furnitur sebesar USD1,69 miliar atau hanya Rp23,66 triliun (mengacu kurs Rp14.000 per USD). Sementara itu, Vietnam yang menempati posisi ketujuh mencatatkan ekspor sebesar USD5,5 miliar, sedangkan Malaysia sendiri berhasil mencatatkan nilai ekspor USD2,3 miliar.
Terkait dengan ekspor furnitur, perusahaan furnitur Olympic menargetkan kinerja ekspor bisa meningkat dengan dukungan kondisi pasar dan pemerintah. Produk-produk mereka banyak diminati oleh pasar Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Timur Tengah.
Direktur Marketing Olympic Group, Felix Jonathan, mengatakan saat ini nilai ekspor grup Olympic-- di bawah bendera PT Graha Multi Bintang--sekitar 5%. Pihak mereka menargetkan bisa meningkat hingga 30-40% di tahun mendatang.
"Semoga dengan dukungan pemerintah bisa kita perluas ekspor kita, target 30-40%. Tahun depan ke 15% dan 2021 teraih semuanya," ujar Felix di sela-sela acara Umrah Bersama Olympic Group di Tangerang, Rabu (30/10).
Ia mengaku aksi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok membawa pengaruh postif pada pasar Olympic. Perusahaan bisa meraih peningkatan keuntungan karena banyak yang beralih dari membeli produk di Tiongkok ke Indonesia.
Umrah untuk mitra bisnis
Dalam upaya meningkatkan hubungan bisnis dan lebih mendekatkan diri dengan pasar, Olympic juga menjalankan program umrah ke tanah suci Makkah. Tahun ini, kata Felix, perusahaan memberangkatkan umrah 120 orang mitra bisnis atau distributor yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Kerja sama yang baik antara mitra bisnis dipandang memberikan keuntungan bukan hanya bagi kedua belah pihak, juga pengaruh baik bagi lingkungan dan masyarakat. Hubungan bisnis antara Olympic Furniture Group dan mitra bisnisnya itu terus dijaga.
Tahun ini adalah tahun kedua Olympic memberangkatkan para mitra bisnisnya untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Felix mengatakan ini selaras dengan visi misi perusahaan PT Graha Multi Bintang.
Kegiatan umrah berlangsung mulai 31 Oktober sampai dengan 08 November 2019. Selain ke Tanah Suci, Olympic telah memberangkatkan mitra bisnisnya ke negara-negara mancanegara lainnya. (OL-09)
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pakar menilai di tengah ketegangan AS-Tiongkok, Indonesia dapat muncul mengambil peluang sebagai calon pemain baru di industri logam tanah jarang global.
Pemerintahan Donald Trump menghadapi gugatan besar di Mahkamah Agung AS terkait legalitas kebijakan tarif impornya.
penutup pertemuan puncak APEC diwarnai kesepakatan gencatan perang dagang antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved