Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DILANDASI semangat untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, Bea Cukai Bandung membangun sistem aplikasi khusus pengelolaan jaminan yang dinamakan Aplikasi Jaminan Elektronik atau Sijanet, pada Jumat (11/10).
Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Dwiyono Widodo, menjelaskan fungsi aplikasi berbasis web yang mengintegrasikan proses penyerahan, pengelolaan jaminan, dan penarikan.
Dengan aplikasi Sijanet dapat mengakomodasi kepentingan terjamin, penjamin, seksi pelayanan kepabeanan dan cukai, petugas hanggar, seksi perbendaharaan, dan seksi pengolahan data dan administrasi data ini.
“Bagi pengguna jasa, aplikasi ini sangat membantu sehingga tidak perlu datang ke kantor Bea Cukai, cukup dengan komputer atau laptop yang sudah terpasang Sijnaet," kata Dwiyono.
"Hal yang lebih memudahkan pengguna jasa, Sijanet juga memudahkan input laporan realisasi langsung dari sistem yang dijadikan data penarikan jaminan, sehingga tidak perlu lagi mencetak data realisasi yang menggunakan kertas berlembar-lembar (paperless),” papar Dwiyono.
Selain bertujuan untuk optimalisasi pelayanan, Dwiyono menambahkan, Sijanet juga dirancang untuk mewujudkan pengawasan yang efektif dan efisien, yaitu monitoring jangka waktu jaminan dan realisasi pengeluaran sementara yang dilakukan oleh sistem.
Sebelumnya, Bea Cukai Bandung telah dilakukan proses piloting atau uji coba kepada tujuh perusahaan kawasan berikat dan lima perusahaan penjamin atau asuransi, dengan hasil memuaskan.
“Tentu saja ini akan lebih memudahkan tugas pengawasan oleh petugas hanggar juga,” ujarnya.
Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Agus Sudarmadi, yang turut hadir dalam acara launching aplikasi ini mengungkapkan pentingnya penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Bea Cukai.
“Tugas dan fungsi kami meliputi dua dimensi, yakni dimensi pelayanan yang menuntut pemberian layanan terbaik kepada pengguna jasa (cepat, efisien, dan transparan), dan dimensi pengawasan yang menuntut memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi celah-celah kecurangan (fraud) maupun pengawasan atas barang-barang larangan (narkotika, psikotropika, dan sejenisnya) seolah menjadi dua sisi mata uang yang saling berlawanan," papar Agus.
"Pengawasan yang terlalu ketat berpotensi pada layanan yang semakin lambat, karena proses pemeriksaan barang yang begitu ‘rigid’ dan selektif," tegasnya.
"Sebaliknya, mengutamakan fungsi pelayanan yang menuntut kecepatan juga berpotensi berdampak pada aspek pengawasan yang kurang optimal. Kedua hal tersebut pada akhirnya menjadikan penerapan teknologi informasi dalam tugas fungsi layanan dan pengawasan lagi-lagi menjadi pilihan solusi,” jelas Agus.
Agus juga berharap semoga dengan adanya inovasi berbentuk aplikasi Sijanet dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa sesuai dengan moto yang dipegang teguh oleh seluruh pegawai Bea Cukai Bandung, yaitu amanah, profesional, dan inovatif demi Bea Cukai yang makin baik. (OL-09)
Runtuhan rumpun bambu menutup akses Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1).
MENYABUT Tahun Baru Imlek, HARRIS POP! Festival Citylink Bandung mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk merayakan momen spesial ini melalui Chinese New Year Dinner
Courtyard by Marriott Bandung Dago akan menggelar agenda bertajuk Chinese New Year’s Eve Dinner 2026 pada Senin, 16 Februari 2026 mendatang.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Peredaran narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai, di Apartemen Green Bay Pluit.
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved