Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan segera mengeluarkan rekomendasi impor daging sapi dari Brasil pada pekan keempat bulan ini.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veternier Kementan, Syamsul Ma'arif menyatakan, pemerintah Indonesia dengan Brasil akan menyelesaikan perjanjian masalah kesehatan dan higienitas (health protocol) yang dipastikan rampung pada Senin (23/9).
"Kita masih proses health protocol antar negara ditandatangani. Rencana senin tanggal 23 September selesai dan minggu ini juga rekomendasi impor keluar," jelas Syamsul melalui pesan singkat, Minggu (22/9).
Perjanjian impor daging sapi itu, lanjutnya, berlaku sampai dengan 31 Desember 2019 dengan volume 50 ribu ton daging beku.
Dari 50 ribu ton daging sapi itu akan didatangkan pemerintah melalui tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Perum Bulog, PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).
Baca juga : Impor Daging Sapi Brasil Terganjal di Kementan
Perum Bulog menjadi perseroan yang mengantongi alokasi kuota daging impor terbesar mencapai 30 ribu ton. Sementara PT Berdikari dan PT PPI masing-masing mendapatkan kuota 10 ribu ton daging.
Sebelumnya, pada Jumat (20/9), Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso pesimistis rencana impor daging itu akan terealisasi.
"Secara administrasi belum selesai dan menurut hitungan saya, penugasan 30.000 ton yang seharusnya masuk tahun ini mungkin tidak akan terealisasi," ujar Budi di Jakarta, Jumat (20/9).
Sebab, kata dia, dibutuhkan waktu sekitar 45 hari untuk mengirim barang dari Brasil ke Indonesia menggunakan jalur laut.
"Misalnya, hari ini rekomendasi keluar, kami pekan depan sudah bisa lelang. Setelah segala macam proses dilalui, kami hitung minimal 45 hari perjalanan, mungkin tahun ini bisa sampai. Tapi kalau rekomendasi tidak keluar hari ini, pasti lintas tahun," ucap pria yang karib disapa Buwas itu.
Masalah lainnya yakni, daging sapi sebanyak 30 ribu ton itu tidak mungkin bisa dikirim dalam satu kali pengiriman. Bulog juga tidak memiliki cold storage yang mampu menampung stok sebanyak itu sehingga impor daging sapi akan dilaksanakan secara bertahap. (OL-7)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved