Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) telah melakukan berbagai persiapan menjelang Lebaran 2019. Salah satunya dengan menyediakan dana untuk penukaran uang.
Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan BI menggelontorkan dana sebesar Rp217,1 triliun untuk penukaran uang jelang Idul Fitri.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 13,5% dari tahun sebelumnya. Hal itu karena adanya libur yang cukup panjang yakni mulai 30 Mei sampai 9 Juni 2019, kenaikan gaji dan tunjangan hari raya (THR) di beberapa instansi, serta adanya pembagian THR yang diberikan jelang Lebaran.
"Jadi BI, saat ini, untuk keperluan Ramadan dan Lebaran sudah menyediakan sebanyak Rp217,1 triliun dan di hari ke-12 ini sudah keluar sekitar Rp37 triliun. Jadi, artinya sudah bergerak untuk diambil," kata Rosmaya Hadi di Jakarta, Jumat (17/5).
Baca juga: Dalam 3 Hari, Persediaan Uang Lebaran telah Ditukar Rp40,6 T
Dari total dana yang telah disediakan, terdapat pecahan besar yakni nominal Rp50 ribu ke atas sebanyak Rp197,2 triliun. Sedangkan pecahan kecil dengan nominal Rp20 ribu ke bawah, BI menyiapkan sekitar Rp19,9 triliun.
"Kalau kita melihat, dari Rp217,1 triliun itu ternyata yang diminati adalah pecahan besar," katanya.
Rosmaya menjelaskan, dana untuk penukaran uang akan dibagikan di seluruh wilayah di Indonesia dengan rincian, kawasan non-Jabodetabek Rp84 triliun, Jabodetabek Rp51 triliun, Sumatra Rp41,2 triliun, dan Indonesia Timur Rp40,4 triliun.
Selain itu, BI telah menambah jumlah tempat penukaran uang yang sebelumnya 1.776 titik di 2018, menjadi 2.941 titik. Titik-titik penukaran uang resmi akan beroperasi hingga 29 Mei atau 1 Juni 2019.
Diperkirakan, puncak transaksi penukaran uang akan terjadi pada minggu ke-4 Ramadan. Rosmaya pun mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang di tempat-tempat resmi perbankan.
"Kita ingin sekali menghapuskan kegiatan-kegiatan orang tidak bertanggung jawab," tandasnya. (OL-2)
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Komisi XI DPR RI segera menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved