Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mengaku akan menyiapkan langkah antisipasi untuk membendung dampak dari masih tingginya harga tiket pesawat kepada inflasi terutama menjelang momentum konsumsi tinggi pada Ramadan dan Lebaran.
"Secara musiman, memang jelang Ramadan, dan Idul Fitri, harga-harga tiket naik, nanti akan dibahas langkah-langkah antisipasinya," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo selaku anggota KSSK dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (23/4) malam.
Perry menjamin kepada masyarakat, koordinasi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah akan semakin erat untuk menjaga laju inflasi agar tetap terkendali.
Komponen tiket pesawat merupakan bagian dari kelompok tarif harga yang diatur pemerintah (administered prices).
Kenaikan harga tiket pesawat khususnya rute domestik sudah terjadi sejak awal Januari 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, peningkatan harga tiket pesawat telah menyumbang inflasi sebesar 0,03% pada inflasi Maret 2019.
Baca juga: Tim Pengendali Inflasi Pastikan Harga Pangan Tetap Terkendali
Sebagai perbandingan, andil inflasi angkutan udara pada Desember 2018 tercatat 0,19%, Januari 2019 tercatat 0,02%, Februari dan Maret 2019 masing-masing tercatat 0,03%.
Perry mengatakan di luar komponen tarif tiket pesawat, dampak terhadap inflasi dari pergerakan harga-harga barang konsumsi lainnya masih terjaga.
Utamanya, lanjutnya, inflasi dari pergerakan harga komoditas pangan masih terjaga.
"Sehingga, kami masih meyakini akhir tahun ini inflasi akan di bawah 3,5%," ujar dia.
Dalam kesempatan ini, Perry mengimbau agar masyarakat membeli tiket angkutan mudik sejak jauh hari.
Terlepas dari masalah tiket angkutan udara, Perry menegaskan pengendalian inflasi sejauh ini cukup baik. Pada pekan ketiga, Survei Pemantauan Harga (SPH) dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan inflasi bulan April mencapai 0,31% secara bulanan dan laju inflasi tahunannya sebesar 2,7%.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan Presiden dalam sidang kabinet paripurna telah menginstruksikan jajaran kabinet untuk memastikan ketersediaan harga pangan dan kelancaran transportasi.
"Sehingga ini akan menimbulkan suasana yang positif sehingga harga-harga terkendali dan stabilitas tetap terjaga," ujarnya. (A-5)
Bank Indonesia juga mengoptimalkan aplikasi PINTAR untuk pemesanan penukaran uang guna meningkatkan kepastian dan ketepatan layanan.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan penukaran, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.
Tersedia pula layanan mitra kerja di sejumlah instansi strategis pada 5-10 Maret 2026 dan layanan tematik “Susur Pantai” di Pantai Warna Oesapa dan Pasar Ikan Oeba.
BI Sulsel menyiapkan uang layak edar sebesar Rp4,5 triliun atau meningkat 5 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,3 triliun.
RUPIAH berada di bawah tekanan seiring kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang menembus level 6,45% pada perdagangan Jumat, (20/2).
Tiket mahal terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan harga.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Kemenhub masih menunggu hasil rekomendasi kebijakan tarif tiket pesawat udara terjangkau, yang masih dibahas oleh tim satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat.
Direktur eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan harga avtur bukanlah penyebab utama mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved