Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan harga tiket pesawat menuju Medan kini sudah kembali normal, sehingga relawan kesehatan bisa terbang ke Medan membantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatra-Aceh.
"Sekarang kondisinya sudah kembali normal dan teman-teman sudah bisa terbang langsung ke Medan untuk bisa menjadi relawan di sana. Untuk di Aceh nggak terlalu bermasalah," kata Budi dalam konferensi pers, Kemarin, Senin (12/1).
Sebelumnya, Budi sempat mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat langsung dari Jakarta ke Aceh dan Medan. Keluhan itu muncul karena dalam dua minggu sekali, pihaknya harus memberangkatkan 700 sampai 800 tenaga kesehatan ke wilayah terdampak bencana di Sumatra, khususnya Aceh.
Alhasil, untuk menyiasati harga tiket mahal, para relawan harus terbang dengan mengambil rute transit terlebih dulu di Kuala Lumpur, Malaysia, karena harga tiketnya jauh lebih murah dibanding terbang langsung ke Aceh dari Jakarta.
Budi menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
"Kemudian pemerintah juga memberikan diskon harga tiket, sehingga banyak relawan kesehatan nggak kebagian tiket. Yang tersisa hanya tiket-tiket bisnis kelas yang mahal-mahal," ujar Budi.
"Itu yang menyebabkan tiket pesawat ke Medan mahal, jadi karena adanya banyaknya orang yang datang ke Medan pada saat Nataru itu terjadi," sambungnya.
Budi berharap para relawan kesehatan tidak lagi memakai jalur transit ke Kuala Lumpur tetapi bisa langsung ke Medan atau Aceh.
"Harusnya nanti minggu ke-2 Januari atau minggu ke-3 Januari, kita akan kirim (relawan kesehatan) lagi. Jadi kita lihat traffic sudah kembali ke normal. Jadi kita akan memakai jalur penerbangan domestik," pungkasnya. (H-2)
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Kemenhub masih menunggu hasil rekomendasi kebijakan tarif tiket pesawat udara terjangkau, yang masih dibahas oleh tim satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat.
Direktur eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan harga avtur bukanlah penyebab utama mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved