Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan kekecewaannya kepada Myanmar yang telah mengeksekusi mati empat orang lawan politik junta militer yang berkuasa sejak kudeta Februari tahun lalu. Hukuman itu jelas bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.
Keempat orang itu terdiri atas satu mantan legislator, seorang aktivis demokrasi, dan dua pejuang antijunta militer. Pemerintah Myanmar berdalih mereka telah melakukan serangkaian serangan kekerasan dan aksi terorisme.
Dalam kecaman yang disampaikan di sela pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Jepang, Rabu (27/7), Jokowi menilai Myanmar tidak berkomitmen melaksanakan lima butir konsensus yang telah disepakati di ASEAN mengenai situasi Myanmar.
Butir-butir konsensus itu, pertama, kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar dan semua pihak harus menahan diri sepenuhnya. Kedua, dialog konstruktif di antara semua pihak terkait mulai mencari solusi damai untuk kepentingan rakyat.
Ketiga, utusan khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi mediasi proses dialog, dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN. Keempat, ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre. Dan, kelima, utusan khusus dan delegasi akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu dengan semua pihak terkait.
Eksekusi mati terhadap keempat orang berhaluan politik yang berseberangan dengan penguasa itu diungkap pemerintah Myanmar pada Senin awal pekan ini. Kecaman Presiden Jokowi baru disampaikan dua hari kemudian. Itu bukan tanpa makna. Jokowi menyiratkan pesan untuk agenda pertemuan regional ASEAN yang semakin dekat. ASEAN mesti mengambil sikap yang lebih tegas.
Menurut jadwal, pekan depan para menteri luar negeri ASEAN akan bertemu kemudian dilanjutkan dengan pertemuan antara ASEAN dan 10 negara mitra dialog. Forum regional ASEAN yang akan digelar di Phnom Penh, Kamboja, itu merupakan kesempatan untuk mendesak Myanmar menghentikan kekerasan.
Selama satu setengah tahun sejak terjadinya kudeta militer Myanmar, aksi kekerasan berlatar belakang politik telah menewaskan ratusan warga. Bahkan, angkanya disebut-sebut melampaui seribu jiwa.
Eksekusi mati terhadap empat lawan politik melengkapi kekejaman junta militer yang dikomandoi Jenderal Min Aung Hlaing. Kekerasan pun terus berlanjut dengan aksi balas dendam pejuang prodemokrasi atas eksekusi tersebut. Puluhan orang tewas.
Dalam merespons situasi di Myanmar, ASEAN yang tahun ini diketuai Perdana Menteri Kamboja Hun Sen masih tampak gamang. Hal itu tidak lepas dari kebijakan ASEAN yang menolak mencampuri urusan politik dalam negeri sesama anggota.
Akan tetapi, yang terjadi di Myanmar bukan lagi sebatas urusan politik, melainkan sudah mengarah ke kejahatan kemanusiaan. Myanmar tampak tidak memiliki iktikad untuk menempuh jalan damai.
Indonesia pun tidak tinggal diam. Pemerintah Indonesia mendorong sikap tegas hingga terlontar teguran keras terhadap Myanmar dari Ketua ASEAN Hun Sen pasca-eksekusi mati.
Bukan itu saja. Menlu Retno Marsudi meminta ada agenda khusus membahas permasalahan situasi di Myanmar dalam pertemuan ASEAN sepekan mendatang.
Melihat sikap pemerintah Myanmar yang terkesan enteng mengabaikan konsensus ASEAN, teguran keras tampaknya juga belum cukup. ASEAN perlu mempertimbangkan untuk membekukan keanggotaan Myanmar. Berikutnya, menyorongkan syarat-syarat keras yang harus dipatuhi Myanmar bila ingin keanggotaannya dipulihkan.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved