Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Menakar Kebangsaan dalam Debat Capres

04/7/2022 05:00
Menakar Kebangsaan dalam Debat Capres
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

DEBAT capres dan cawapres ialah satu dari sembilan metode kampanye yang paling lengkap difasilitasi dan diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU). Metode lainnya seperti pertemuan terbatas dan kampanye di media sosial hingga rapat umum.

Tema debat yang dilaksanakan sebanyak lima kali itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Namun, tema yang dicantumkan dalam Pasal 277 ayat (5) terlalu umum, yaitu visi nasional sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945.

Pelaksanaan debat capres dan cawapres sejak pertama kali digelar pada 2004 belum mampu menjadi instrumen yang menyatukan. Malah cenderung membelah bangsa ini. Polarisasi masih tinggi, politik identitas ikut bermain.

Sudah saatnya untuk memperbaiki kualitas demokrasi melalui debat capres dan cawapres. Kiranya perlu dipertimbangkan agar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengambil inisiatif membuat konvensi berupa gebrakan mengundang semua calon presiden untuk menjabarkan visi dan misi kebangsaan mereka di hadapan MPR.

Debat capres digelar di hadapan MPR karena sesungguhnya lembaga itu menjadi rumah kebangsaan, menjalankan mandat konstitusional guna menjembatani berbagai arus perubahan, pemikiran, dan aspirasi masyarakat dengan mengedepankan etika politik kebangsaan.

KPU sebagai penyelenggara debat bisa bekerja sama dengan MPR untuk mengangkat tema besar tentang kebangsaan guna meredam tensi politik saat pemilu dan menghindari polarisasi.

Memang politik identitas kian mencuat dalam kontestasi. Perang hoaks menambah polarisasi yang dampaknya terus terasa hingga hari ini.

Maka kita sepakat perlu ada upaya tegas dan komitmen bersama untuk tidak menggunakan kampanye hitam, termasuk hoaks, dan segala yang memecah belah bangsa. Namun pertanyaannya, sejauh mana urgensi mengangkat tema kebangsaan?

Mencari jawabannya tentu harus dengan menelaah debat capres selama ini. Pada Pilpres 2019, dari lima debat memang tidak spesifik memasukkan tema kebangsaan meski bahasannya juga disinggung di debat ke-4. Pada debat itu dibahas topik ideologi, pemerintahan, pertahanan, keamanan, serta hubungan internasional.

Dengan adanya khusus tema kebangsaan, penonton memang bisa jadi mendengar pemahaman para capres-cawapres soal isu itu, termasuk tantangannya saat ini dan ke depan. Namun, komitmen soal kebangsaan, jelas tidak bisa dinilai dari ‘adu mulut’ ini. Rekam jejak capres perlu ditelaah.

Sementara itu, soal polarisasi, telah ditunjukkan salah satu faktornya ialah penyebaran hoaks, termasuk kampanye hitam, yang memang selalu meningkat menjelang pemilu.

Peredam hoaks yang telah terbukti, tidak lain, ialah pemblokiran. Sebab itu, menuju 2024, pemblokiran hoaks menggunakan mesin AIS yang bekerja 24 jam, 7 hari dalam seminggu tanpa henti dan penegakan hukumlah yang harus lebih ditingkatkan. Tidak hanya itu, seperti yang sudah sering dikatakan, edukasi literasi digital menjadi kunci.

Literasi bukan saja harus dilakukan di sekolah dan kampus-kampus, melainkan juga di berbagai komunitas. Sebaliknya pula, literasi digital bukan hanya menjadi tugas lembaga pemerintahan, melainkan berbagai unsur masyarakat pula, bahkan sampai tokoh agama.

Perang terhadap berita hoaks semestinya juga menggandeng tokoh-tokoh yang kredibel di isu atau topik yang diperdebatkan itu. Begitu pula pencegahan polarisasi, tentunya harus dengan melibatkan tokoh-tokoh pejuang toleransi dari berbagai kelompok agama dan suku. Bukan semata mengandalkan panggung debat.



Berita Lainnya
  • Evaluasi Pengiriman Prajurit TNI

    01/4/2026 05:00

    GUGURNYA tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Libanon menjadi pukulan keras bagi Indonesia.

  • Kembalikan Akal Sehat Kasus Amsal Sitepu

    31/3/2026 05:00

    RUANG publik kembali disuguhi dinamika penegakan hukum yang menimbulkan kegelisahan.

  • Saat Tepat untuk Berhemat

    30/3/2026 05:00

    SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung.

  • Mengawal Fajar Baru Perlindungan Anak

    28/3/2026 05:00

    MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.

  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.