Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini genap dua tahun masa jabatan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dua tahun pertama yang sangat penuh tantangan. Terutama akibat munculnya covid-19 di akhir 2019 dan kemudian ditetapkan menjadi pandemi global pada Maret 2020. Praktis, belum sampai setengah tahun memerintah, duet Jokowi-Amin sudah mesti menahan gebukan pandemi.
Gebukan paling keras tentu dirasakan sektor ekonomi. Pandemi memaksa pemerintah melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat untuk mengerem laju penyebaran virus. Akibatnya, situasi perekonomian tanpa ampun anjlok menuju titik resesi. Sedari kuartal II 2020 keterpurukan ekonomi dimulai, dan pada akhir 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia pun tercatat minus 2,9%.
Tentu menjadi catatan menarik bagaimana gerbong pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin merespons situasi pandemi selama satu setengah tahun terakhir. Bagaimana antisipasi mereka terhadap dampak pandemi di sektor ekonomi ataupun penanganan pandemi itu sendiri. Sudah pasti amat tidak mudah. Publik pun bisa melihat di awal pandemi pemerintah sering tergagap dan beberapa kali salah langkah karena tidak siap dengan ujian covid-19 yang datang tiba-tiba.
Belum lagi dalam perjuangan mengatasi krisis itu, Jokowi sebagai pemimpin gerbong harus menghadapi sejumlah anak buahnya di kabinet yang berkinerja dan bahkan berkelakuan buruk. Yang paling parah ialah ketika ada seorang menteri yang seharusnya paling depan mengurusi masyarakat terdampak pandemi, malah paling duluan mengorupsi dana bantuan sosial.
Namun, konsolidasi cepat Jokowi terhadap kabinetnya membuat ekonomi tak terlalu lama terpuruk di titik terendah. Setelah kekagetan dan kegagapan pemerintah mulai dapat diminimalisasi, memasuki 2021 perekonomian mulai terasa menggeliat meski masih dengan pembatasan-pembatasan. Setidaknya, sampai semester I 2021 ekonomi Indonesia lebih baik ketimbang rengkuhan di 2020 dengan bertumbuh 3,1%.
Pada saat yang sama, bermacam program penanggulangan covid-19 mulai menampakkan hasil. Terutama pada kuartal II 2021 ketika program vaksinasi mulai dijalankan. Ujian memang datang lagi pada Juni-Juli 2021 ketika 'gelombang dua' penyebaran covid-19 menyerang Indonesia. Sistem dan fasilitas kesehatan, terutama di Jawa dan Bali, ketika itu hampir kolaps karena lonjakan laju infeksi yang teramat tinggi.
Akan tetapi, respons dan kesiapan pemerintah serta masyarakat yang sudah lebih baik membuat puncak keparahan infeksius itu tidak berlangsung lama. Kini, bahkan tingkat rata-rata penularan covid-19 di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di titik terendah. Keberhasilan pengendalian itu, lagi-lagi, akan membuat gerak perekonomian kian laju.
Catatan penting yang sekaligus menjadi tantangan pemerintah ialah bahwa faktor pendorong pemulihan ekonomi saat ini masih didominasi ekspor dan investasi. Sebaliknya daya beli domestik masih lemah.
Apa salahnya dengan ekspor? Persoalannya, ekspor Indonesia ke negara tujuan masih berbasis komoditas. Porsinya di atas 50% dari total ekspor. Ekspor produk yang memiliki nilai tambah dari industri manufaktur masih di bawah. Karena itu, keinginan Jokowi untuk menggenjot hilirisasi industri wajib kita dukung dan awasi implementasinya.
Ini akan beririsan pula dengan niat pemerintah meningkatkan investasi. Hal tersebut penting karena lewat sisi itulah tenaga kerja bisa terserap dalam jumlah besar. Pada kuartal II 2021 lalu, tren penyerapan tenaga kerja dari investasi naik 18,5%. Angka itu semestinya bisa dikerek lagi jika kemudahan berinvestasi juga diimplementasikan dengan baik di lapangan.
Di sisi lain, masih lemahnya daya beli masyarakat sepatutnya dimaknai dan disadari bahwa program serta kebijakan ekonomi yang dilakukan selama ini belum sepenuhnya menjangkau masyarakat secara langsung. Ini PR utama pemerintah, pemulihan ekonomi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah.
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved