Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Geliat Papua seusai PON

15/10/2021 05:00
Geliat Papua seusai PON
(MI/Duta)

 

 

PENYELENGGARAAN Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah mencapai ujungnya. Seluruh pertandingan berakhir kemarin dan PON XX akan ditutup secara resmi hari ini oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

Kontingen Jawa Barat tetap perkasa mempertahankan gelar juara umum dalam pesta olahraga empat tahunan di Tanah Air yang berlangsung di Papua tersebut. Jawa Barat juga menjadi juara umum saat menjadi tuan rumah PON XIX pada 2016.

Kesuksesan perhelatan PON XX, yang untuk pertama kalinya digelar di provinsi ujung timur itu, menjadi tonggak sejarah. Ternyata, Papua mampu menjadi tuan rumah yang baik.

Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat pembukaan, gelaran PON benar-benar telah menjelma menjadi panggung persatuan dan kebersamaan. Menjadi momen kemajuan Indonesia di Bumi Cenderawasih, panggung kesetaraan dan keadilan untuk maju bersama.

Tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, banyak prestasi ditorehkan pula dalam PON kali ini. Sejak pertandingan pertama PON XX Papua yang digelar pada 22 September hingga hari ke-22 penyelenggaraan pada Rabu (13/10), setidaknya 56 rekor baru tercipta.

Prestasi yang cukup membanggakan mengingat kompetisi olahraga nasional ini digelar di tengah kondisi pandemi covid-19 yang membuat persiapan atlet tidak maksimal. Hal itu membuktikan bahwa semangat para atlet mampu menutupi keterbatasan persiapan fisik.

Namun, perhelatan PON XX tidak hanya berhenti dalam perspektif sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Hadirnya PON di Papua membawa visi dan misi yang panjang ke masa depan. Pembangunan infrastruktur PON dan pendukungnya harus dijaga untuk kemajuan dan pemberdayaan rakyat Papua.

Kemegahan fasilitas yang dibangun bisa membantu putra-putri Papua berprestasi, khususnya di bidang olahraga. Modal dasar pembinaan para atlet ini harus tetap dijaga, jangan dibiarkan terbengkalai, dan harus produktif mencetak atlet-atlet andal.

Tentunya selain infrastruktur, kesuksesan mencetak atlet Papua yang mampu berprestasi nasional maupun internasional harus ditopang dengan sistem pembinaan yang baik pula. Itulah yang kini menjadi tugas pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi besar mutiara dari Papua.

Di samping arena, untuk mendukung PON, pemerintah juga telah membangun beragam infrastruktur, terutama demi mempermudah aksesibilitas dan mobilitas di Papua. Mulai dari jembatan, jalan, hingga terminal baru di Bandara Mopah, Merauke.

Hadirnya PON di Papua telah membuat infrastruktur di daerah tersebut tidak kalah dari wilayah lain di Indonesia. Dan, yang paling penting, Papua mampu dipercaya untuk menyelenggarakan event besar.

Tentu kepercayaan yang harus tetap dijaga ialah merawat infrastruktur demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Pasalnya, tidak sedikit anggaran yang telah dikucurkan. Jika dihitung sejak 2018 hingga 2021, totalnya mencapai Rp10,43 triliun.

Namun, dana besar itu akan terbayar jika kehadiran semua infrastruktur tersebut mampu mengerek kemajuan Papua, tidak hanya setara, melainkan mampu melampaui wilayah-wilayah lain di bumi pertiwi. Geliat ekonomi pun harus bisa terus dipertahankan seusai PON.



Berita Lainnya
  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret