Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

KPK masih Bertaji

23/9/2021 05:00
KPK masih Bertaji
(MI/Seno)

 

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah. Kini giliran Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur yang baru menjabat tiga bulan.

Andi Merya Nur bersama lima orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan pada Selasa (21/9). Dengan demikian, sepanjang tahun ini sudah 10 kepala daerah dan mantan kepala daerah diseret KPK. Di antaranya Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang ditetapkan sebagai tersangka pada 3 September.

Penangkapan kepala daerah itu memperlihatkan KPK masih tetap garang memberangus korupsi dalam situasi apa pun, termasuk ketika tengah dihantam keterbatasan sumber daya manusia, baik karena pandemi covid-19 maupun karena akan ditinggalkan 57 pegawai yang dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Masih bertajinya KPK dalam melakukan operasi penangkapan koruptor sangat penting bagi upaya pemberantasan korupsi. Apalagi, dua penegak hukum lain, yakni Kejaksaan dan Polri, belakangan juga kian intensif dalam melakukan penindakan kasus korupsi.

Upaya penegakan hukum patut diapresiasi. Pasalnya, gebrakan KPK itu dari segi figur yang ditangkap pun dapat dikatakan cukup berbobot. Pejabat negara setingkat bupati dan kepala dinas di pemerintah kabupaten/kota tentu bukan target kelas teri.

KPK telah membuktikan bahwa pesimisme publik terhadap kinerja, kompetensi, dan kredibilitas lembaga antirasywah di bawah komando Firli Bahuri tidak terbukti. Melalui penangkapan itu, KPK telah membuktikan bahwa mereka tidak lemah, masih terus menjaga taji pemberantasan korupsi.

Rangkaian penangkapan pejabat daerah itu akan menaikkan level kepercayaan publik kepada KPK. Bukti bahwa KPK tetap berkomitmen melakukan pemberantasan dan tidak akan pernah berhenti sampai Indonesia bersih dari praktik-praktik pencurian uang negara.

Bahkan melihat kinerja KPK semester 1-2021 bisa dibilang cukup baik, dengan melakukan 77 penyelidikan, 35 penyidikan, 53 penuntutan, dan 35 eksekusi. Meskipun lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu, itu lebih karena alasan pandemi covid-19.

Belum lagi kinerja KPK di sektor pencegahan yang juga telah diklaim mampu menyelamatkan keuangan negara bernilai triliunan rupiah. Enam bulan pertama 2021, KPK telah menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp22 triliun, juga berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara senilai Rp171,99 miliar.

Statistik pemberantasan korupsi yang menggembirakan. Belum lagi penegak hukum lain seperti Kejaksaan yang juga terus berkontribusi dengan pemberantasan korupsi yang nilai kerugian negaranya puluhan triliun rupiah, serta menetapkan anggota DPR yang juga mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin sebagai pesakitan kasus rasywah.

Begitu pun kinerja pencegahan korupsi Korps Adyaksa cukup baik, yang berdasarkan Case Management System Kejaksaan RI selama semester pertama 2021, kejaksaan telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp15,815 triliun dan menyerahkan PNBP ke kas negara sebesar Rp82,159 miliar.

Untuk itulah, menjadi keniscayaan bagi semua pihak untuk mendorong para penegak hukum terus berlomba-lomba secara sehat dalam memberantas korupsi yang tentu tak boleh menegasikan kerja sama dan kolaborasi. Jangan ada lagi narasi-narasi pelemahan yang hanya akan membuat korupsi di negeri tidak berkesudahan.

Narasi yang dibangun seakan-akan KPK sudah tamat justru dijawab dengan kinerja. Ternyata KPK masih bertaji, publik perlu terus mendukung sampai Indonesia bersih dari praktik-praktik korupsi.



Berita Lainnya
  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.