Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Siapkan Vaksin Mulai Sekarang

30/9/2020 05:00

VAKSIN sebagai tumpuan utama guna menghentikan penularan covid-19 memang belum dapat dipastikan kapan bisa didapatkan. Ia masih diupayakan banyak negara, tetapi tidak ada salahnya kita mulai mempersiapkan diri menggunakannya nanti.

Vaksin ialah jurus paling ampuh untuk mematikan sepak terjang virus korona jenis baru. Persoalannya tak mudah bagi dunia untuk menemukan vaksin. Perlu proses dan tahapan panjang, bahkan secara komersial biasanya perlu waktu 5 sampai 10 tahun mulai menemukan hingga memproduksinya.

Demikian juga semestinya dengan vaksin covid-19. Hanya lantaran tekanan luar biasa yang diberikan virus mematikan itu, para ahli memiliki semangat luar biasa pula untuk segera menemukannya. Harapan bahwa vaksin tersebut sudah dapat disuntikkan pada akhir tahun ini atau setidaknya tahun depan pun kian mendekati kenyataan.

Harapan dunia ialah harapan kita. Karena itu, seperti negara-negara lain, kita juga aktif terlibat dalam pencarian vaksin. Melalui kerja sama dengan produsen vaksin asal Tiongkok, Sinovac, kita ikut melakukan uji klinis yang kini telah memasuki fase ketiga. Vaksin Merah Putih sebagai karya anak bangsa pun terus diupayakan dengan target tahun depan dapat diwujudkan.

Menemukan dan memproduksi vaksin merupakan tantangan sulit, sangat sulit. Namun, menggunakan vaksin agar membuahkan hasil maksimal juga bukan pekerjaan mudah. Apalagi, itu dikaitkan dengan kondisi negeri ini dengan penduduk yang teramat banyak.

Tidak cuma ratusan ribu, jutaan, atau puluhan juta yang menjadi urusan kebanyakan negara, Indonesia harus memberikan vaksin kepada ratusan juta rakyatnya. Karena itulah, persiapan matang wajib dilakukan semenjak sekarang. Karena itu pula, kita mendukung permintaan Presiden Joko Widodo kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk mempersiapkan vaksinasi sejak dini.

Dalam rapat terbatas secara virtual, dua hari lalu, Presiden mengingatkan proses vaksinasi covid-19 tak perlu menunggu hingga vaksin ditemukan. Pemberian suntikan agar orang kebal serangan virus menular itu harus disiapkan jauh-jauh hari, kapan dimulainya, di mana lokasinya, siapa yang melakukan, dan siapa yang divaksin pertama. Semua harus terencana dengan sangat baik, detail, sehingga nantinya bisa langsung dieksekusi secara cepat dan tepat.

Salah satu penyakit para pengelola negara ini ialah cenderung menggampangkan persoalan. Itulah yang terjadi di awal-awal wabah sehingga kita tergagap-gagap dan bingung ketika serangan korona kian menggila.

Salah satu kebiasaan buruk para pejabat negeri ini ialah akrab dengan pengabaian data yang akurat. Itulah yang menyebabkan pemberian awal bantuan sosial kepada rakyat yang terdampak pandemi kacau-balau.

Kita tak ingin penyakit dan kebiasaan buruk itu berlanjut pada tahapan krusial untuk menyudahi pandemi, yakni vaksinasi. Proses pemberian vaksin harus disusun secara paripurna sedari saat ini agar tidak menyisakan persoalan saat diimplementasikan nanti.

Payung hukum yang mengatur peta jalan vaksinasi wajib pula disediakan agar pelaksanaannya sesuai regulasi yang ditentukan. Terlebih lagi, dana yang akan digelontorkan untuk pengadaan dan pemberian vaksin luar biasa besar mencapai Rp21,8 triliun.

Vaksinasi bisa menjadi penentu bisa tidaknya kita lepas dari petaka korona. Negara harus memastikan bahwa vaksin untuk semua tanpa terkecuali. Satu saja yang luput, ia bisa mengganggu upaya mengenyahkan covid-19 dari Indonesia.

Kepada yang tidak mampu, negara wajib membantu. Kepada mereka yang berpunya, negara harus melempangkan akses untuk mendapatkannya. Semua itu harus dipersiapkan mulai sekarang.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.