Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Polri dalam Buaian Pujian

12/7/2017 05:01
Polri dalam Buaian Pujian
(Duta)

PADA hari lahirnya yang ke-71, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat apresiasi tinggi atas kinerja mereka. Banyak pihak yang kini menilai positif sekaligus memberikan pujian kepada Polri, termasuk Presiden Joko Widodo. Beberapa survei dan lembaga juga mulai menempatkan Polri sebagai institusi yang mendapat persepsi positif dari publik.

Ada sejumlah prestasi Polri yang dianggap publik lumayan menonjol. Dalam hal-hal seperti penangkapan bandar dan pengedar narkoba, pemberantasan terorisme, penangkapan penyebar teror dan hasutan, Polri harus diakui mencatat progres yang baik. Ancaman teror terus bermunculan, bahkan polisi pun makin sering menjadi target teror, tapi Polri dinilai mampu menanganinya.

Jangan lupakan pula tentang penjagaan keamanan dan ketertiban selama masa mudik Lebaran 2017, pengamanan tamu-tamu negara berlevel VIP, serta peran mereka membantu pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Juga soal kepiawaian mereka meniti rintangan dalam beberapa kasus yang sangat sensitif di masyarakat.

Itu semua kian mengukuhkan bahwa kinerja Polri saat ini memang sedang di atas rata-rata. Setelah ini tentu menjadi tugas berat Polri untuk menjaga agar persepsi publik yang baru tumbuh itu tak gampang runtuh. Apalagi, tak bisa dimungkiri, daftar tantangan bagi Polri masih panjang.

Di antara prestasi yang berhasil mereka torehkan, tentu ada pula catatan-catatan negatif terkait dengan profesionalisme yang harus menjadi perhatian dan pekerjaan rumah bagi polisi. Dalam hal penanganan korupsi, misalnya, Polri tampaknya masih inferior di hadapan KPK. Entah karena fokus di isu lain atau sebab yang lain, korps kepolisian kerap dituding tak maksimal memberantas korupsi.

Padahal, sesungguhnya jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, gerak polisi dalam penanganan kasus korupsi belakangan ini sudah lebih terlihat. Bahkan bila menengok indeks korupsi lembaga-lembaga negara dan swasta yang dilansir Global Corruption Barometer (GCB), Maret 2017 lalu, kepolisian menampakkan progres yang sangat bagus.

Pada 2013, Polri masih ditempatkan sebagai lembaga terkorup nomor satu, sedangkan tahun ini terjun ke nomor lima. Di luar soal korupsi, polisi juga dituntut cepat menuntaskan kasus-kasus yang membetot perhatian publik. Ada dua kasus yang setidaknya kini menimbulkan kontroversi, yakni penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dan pengeroyokan disertai pembacokan terhadap ahli telematika ITB Hermansyah yang dikait-kaitkan dengan persoalan hukum yang tengah menjerat pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Dua kasus itu, mau tidak mau, memunculkan spekulasi-spekulasi liar yang berpotensi memojokkan Polri sekaligus memancing kegaduhan baru bila tak segera dituntaskan. Artinya, spekulasi publik itu hanya akan bisa dijawab dan tak berujung pada kegaduhan dan kegelisahan apabila polisi betul-betul profesional dan transparan dalam mengungkap siapa pelakunya dan apa motifnya.

Semua itu ialah ujian yang harus dipandang korps kepolisian sebagai pengingat agar mereka tak terlena dalam buaian puja-puji. Itulah sedikit dari selaksa tantangan yang mesti dilewati Polri untuk menguji profesionalitas dan integritas mereka, sekaligus demi mengerek persepsi publik ke tingkat yang lebih tinggi lagi.



Berita Lainnya
  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.