Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SENGKARUT masalah sampah masih terjadi di wilayah Bandung Raya. Untuk menuntaskan masalah itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membentuk Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Terpadu Bandung Raya.
"Satgas dibentuk karena Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional Sementara Sarimukti kondisinya sudah 700% melebihi kapasitas daya tampungnya. Di sisi lain, Tempat Pembuangan Akhir Legok Nangka baru akan beroperasi pada 2028," ujar Ketua Satgas Dedi Taufik, di sela-sela Rapat Koordinasi Satgas Sampah Bandung Raya, Kamis (14/12).
Dia menambahkan untuk menangani timbulan sampah di Bandung Raya diperlukan penanganan secara terpadu, yang melibatkan para pemangku kepentingan. Untuk Satgas dibentuk untuk dapat bekerja secara cepat, taktis, dan efektif menangani sampah Bandung Raya.
Satgas, lanjut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat itu, mendorong pengelolaan sampah terpadu di Bandung Raya. "Pengelolaan sampah di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat dilakukan bersineger dengan instansi pemerintah, badan usaha, akademisi, masyarakat dan media."
Dia menambahkan pasca kebakaran TPA Sarimukti sudah dilakukan perluasan di zona 6 di areal seluas 6,3 hektare. Lokasi ini akan beroperasi pada 2024 dengan jangka waktu pemakaian 2 tahun 16 hari.
Sementara itu, di Kota Bandung, saat ini, timbulan sampah yang belum tertangani masih mencapai 9/429 ton. "Satgas Pengelolaan Sampah Terpadu Bandung Raya menjadikan hal ini sebagai atensi besama, dan berupaya menangani krisis tersebut," tambah Taufik.
Lebih tertata
Sesuai dengan arahan Penjabat Gubernur Jawa Barat, ujarnya, permasalahan sampah ke depan harus dimulai dari kesiapan sarana. Penangannya harus lebih tertata, sehingga potensi ancaman dapat diminimalkan.
Taufik mengaku sudah melakukan monitoring ke sejumlah tempat pembuangan sampah sementara di Kota Bandung. Pengelolaan sudah dilakukan, meski masih terdapat tumpukan sampah.
"Perlu rencana aksi yang harus diatur bersama. Satgas sudah melakukan sejumlah langkah yang dilakukan secara masif untuk mengurangi dan menangani sampah," tandasnya.
Di antaranya ialah optimalisasi pengelolaan sampah organik rumah tangga dan gerakan Eco Office Pilah dan Olah Sampah oleh Perkantoran Pemerintah serta swasta.
Selain itu dilakukan juga beberapa upaya seperti pemanfaatan hasil pengelolaan pasar dengan program Nabung Sampah, Kerja sama dengan Waste Of Change, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, pengembangan data informasi dan kehumasan, perencanaan dan kerja sama dengan CSR perusahaan.
Dukungan terhadap kinerja Satgas Pengelolaan Sampah Terpadu Bandung Raya datang dari Kodam III/Siliwangi, Polda Jawa Barat, Badan Intelijen Daerah Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Sementara itu, A Muharram, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat menyambut inovasi baru yang dilakukan Satgas. "Kami menyambut kebijakan baru bahwa pengelolaan sampah bisa mendapat insentif dan disinsentif."
Dalam rencana kerjanya, Satgas Pengelolaan Sampah Bandung Raya bekerja melakukan pengurangan dan penanganan sampah. Mereka juga memfasilitasi kerja sama dan kemitraan, monitoring dan evaluasi, pengelolaan data serta memberikan rekomendasi untuk kebijakan kepala daerah. (SG)
MUSIBAH kebakaran jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terjadi di Kampung Cipanas, Desa Cipacing, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.
Kematian satwa langka tidak boleh dipandang sebelah mata atau dianggap sebagai kejadian biasa meski disebabkan oleh faktor medis (virus).
SEJUMLAH perjalanan kereta api ikut terdampak akibat insiden yang dialami Kereta Api 174 Ciremai yang menabrak material longsor di kilometer 142+8/9 petak jalan Maswati-Sasaksaat (MSI–SKT).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT Kereta Api Indonesia bergerak cepat menangani insiden longsor yang terjadi di lintas Maswati–Sasaksaat, wilayah Bandung, Jawa Barat.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
HARGA beras mulai alami kenaikan. Sedangkan produk holtikultura sudah mengalami penurunan harga.
PERJALANAN Kereta Api 174 Ciremai rute Semarang Tawang-Bandung mengalami insiden setelah lokomotif rangkaian kereta tersebut menabrak material longsor yang menutup jalur rel.
Kang DS memberikan instruksi tegas agar para pejabat baru segera meninggalkan zona nyaman dan memprioritaskan pelayanan publik.
Rangkaian kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan demi keamanan dan keselamatan penumpang.
ANTREAN kendaraan sempat mewarnai salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan by pass, Kota Cirebon.
Keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkannya.
Pelaku berinisial S, 30, yang merupakan ayah tiri korban, telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dari 800-an lokal, sebanyak 300 harus dibangun ruang kelas baru. Rata-rata berada di wilayah utara.
Kehadiran investasi di kawasan industri ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Majalengka,
Sejak terjadinya genosida di Gaza dalam dua tahun terakhir ini hingga sekarang, belum ada aksi nyata untuk membantu masyarakat yang tengah menderita di sana
Pengalaman Ahmad ditempa dari level daerah hingga provinsi, membangun kedekatan kuat dengan struktur partai di akar rumput.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur pemerintah dari berbagai dinas dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved