Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT bayi tertidur tak jarang orangtua tidur di samping bayinya. Banyak orangtua yang memilih tidur bersama bayinya untuk memudahkan menyusui di malam hari.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur dekat dengan bayi bisa mengurangi risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS). Namun, tidur bersama di tempat tidur yang sama dengan bayi bisa memberikan beberapa risiko.
Melansir dari situs parenting, Tentang Anak, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan orangtua tidur di kamar yang sama dengan bayi, tetapi tidak di tempat tidur yang sama, selama pada 6 bulan pertama.
Sebab tidur di ranjang yang sama dengan bayi bisa meningkatkan risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (Sudden infant Death Syndrome/SIDS).
Ketika tidur, orangtua bisa saja tanpa sadar menindih badan bayi, sehingga membuat jalur napas bayi tertutup dan menyebabkan bayi mengalami SIDS. Tak hanya itu, gerakan-gerakan lainnya yang tidak disadari orangtua bisa saja membuat bayi terjatuh dari tempat tidur.
Selain risiko bagi bayi, tidur bersama juga bisa mengganggu tidur orangtua. Bayi yang tidur di tempat tidur yang sama mulai mengasosiasikan tidur dengan kehadiran orangtua, membuat sulit untuk tidur tanpa mereka.
Hal tersebut bisa menyebabkan gangguan tidur bagi orangtua, meningkatkan kecemasan dan mengganggu kualitas istirahat orangtua. (Nas/M-3)
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Tidur bukan hanya istirahat. Studi baru ungkap peran hormon pertumbuhan yang bangun otot, tulang, metabolisme, hingga kejernihan otak esok hari.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses biologis penting yang dikendalikan oleh otak dan hormon, seperti melatonin.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved