Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBUR dan musim wisata Lebaran akan segera tiba. Para pelajar juga akan libur sekolah Lebaran 2025 dan tak sedikit para pekerja yang mengajukan cuti untuk bisa berlibur.
Selain itu, sejumlah orang memilih berlibur dan berwisata ke luar negeri. Seiring dengan melonjaknya permintaan perjalanan ke luar negeri dari Indonesia, pengajuan permohonan visa untuk berbagai negara meningkat dari sebelumnya.
Memasuki musim libur dan wisata Lebaran 2025, VFS Global, perusahaan yang menangani pengajuan visa, paspor, dan dokumen perjalanan luar negeri, membagikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh pemohon visa.
VFS Global telah beroperasi di 158 negara, termasuk Indonesia, dan telah menjadi mitra untuk 68 pemerintah. Di Indonesia, VFS Global melayani 25 pemerintahan asing dengan 47 pusat pengajuan visa di 6 kota. Sejumlah orang mengalami kendala untuk berlibur ke luar negeri karena visa mereka ditolak.
Berikut 4 kesalahan yang paling umum dilakukan yang menyebabkan visa ditolak, seperti yang diinformasikan oleh VFS Global.
1. Ketidakcocokan Informasi
Informasi yang tidak cocok bisa menyebabkan visa ditolak. Kaushik Ghosh, Head Australasia, VFS Global, saat ditemui dalam acara Media Briefing Eksklusif dan Buka Bersama VFS Global, yang diadakan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/3) mengatakan pemohon visa harus memastikan bahwa detail penting pada formulir aplikasi mereka, seperti nama, nomor paspor, dan tanggal lahir, sama persis dengan dokumen resmi mereka.
Hal ini dikarenakan, pada beberapa kasus, pemohon cenderung menulis informasi yang tidak sesuai dengan dokumen atau bukti identitas mereka. Sehingga, visa mereka pun ditolak.
2. Format Foto yang Salah
Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan ialah format foto yang diserahkan dalam proses mengurus visa, harus yang sesuai dengan format yang diminta.
Bagi kamu yang ingin membuat visa, kamu bisa mengunjungi laman resmi VFS Global untuk melihat panduan foto khusus untuk negara tempat kamu memesan.
3. Dokumen tidak Lengkap
Hal lainnya yang perlu diperhatikan ialah kelengkapan dokumen saat proses pengurusan visa. Karena satu dokumen saja yang tidak lengkap bisa membuat visa kamu ditolak.
4. Laporan Bank tidak Disahkan
Untuk tujuan tertentu, pemohon visa harus memastikan laporan bank mereka telah disahkan. Meskipun merupakan hal yang umum untuk menyerahkan laporan bank, dan sebagian besar wisatawan menyadari hal tersebut, tetapi tidak mengautentikasi laporan bank ini masih menjadi kesalahan umum yang sering dilakukan.
"Bank statement biasanya beberapa kedutaan itu minta itu dilegalisir. Jadi, kalau memang minta dilegalisir, tolong diurus ke banknya. Jangan memberikan dokumen yang tidak dilegalisir," kata Kaushik Ghosh. (M-3)
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
POS Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menunjukkan tren peningkatan aktivitas lintas batas pada H-3 menjelang Lebaran 2026
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
Transformasi Jakarta dari sekadar kota bisnis menjadi destinasi wisata edukatif dan hiburan kini tengah diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Promo ini menyasar layanan kelas eksekutif pada KA Sribilah Utama relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Tebingtinggi, Kisaran, hingga Rantauprapat.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Program “Mudik ke Jakarta” disambut positif, ditandai lonjakan pengunjung wisata hingga ratusan ribu serta peningkatan signifikan pengguna MRT dan LRT saat Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved