Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengguna platform media sosial buatan Meta, Threads terus mengalami penurunan pengguna harian sebulan sejak diluncurkan secara luas.
Dilansir dari CNN, perusahaan riset pasar Similarweb dan Sensor Tower menyoroti tantangan yang dihadapi Meta saat mencoba memanfaatkan celah yang tercipta akibat masalah yang dialami aplikasi pesaing, yakni Twitter.
Berdasarkan data Sensor Tower, jumlah pengguna aktif harian Threads turun 82% sejak 31 Juli 2023 atau hanya 8 juta pengguna yang mengakses aplikasi ini setiap harinya. Angka tersebut merupakan angka terendah setelah aplikasi ini dirilis pada 5 Juli 2023.
Pada hari peluncurannya, pengguna Threads membuka aplikasi ini rata-rata 14 kali dan menghabiskan waktu rata-rata 19 menit. Namun, angka-angka itu telah menurun tajam. Menurut Sensor Tower, jumlah pengguna aktif harian Threads masih turun dengan kecepatan sekitar 1% per hari.
"Pada 1 Agustus, rata-rata waktu harian yang dihabiskan pengguna Threads turun menjadi hanya 2,9 menit per hari dan pengguna hanya menghabiskan 2,6 sesi per hari untuk menggunakan aplikasi ini," kata analis senior di Sensor Tower, Abe Yousef, dilansir dari CNN, Jumat (4/8).
Sedangkan temuan dari Similarweb menunjukkan pola penurunan yang sama. Jumlah pengguna Threads mencapai puncaknya sekitar 49 juta pada 7 Juli 2023 atau dua hari setelah peluncuran dan terus menurun hingga lebih dari 11 juta pada tanggal 29 Juli 2023.
Di sisi lain, CEO Meta Mark Zuckerberg mengaku cukup optimistis dengan Threads. Ia mengaku akan fokus untuk mengembangkan fitur Threads untuk mempertahankan jumlah pengguna mereka.
"Kami melihat pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan yang lebih penting lagi, kami melihat lebih banyak orang yang kembali setiap hari daripada yang saya perkirakan."
"Dan sekarang, kami fokus pada retensi dan meningkatkan hal-hal mendasar. Dan setelah itu, kami akan fokus untuk mengembangkan komunitas ke skala yang menurut kami memungkinkan," tambah Zuckerberg.
Diketahui, Threads secara resmi diluncurkan pada 5 Juli 2023, di 100 negara. Lalu, pada 10 Juli, Zuckerberg mengumumkan lebih dari 100 juta orang telah mendaftar ke Threads yang menjadikannya salah satu aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Paparan media sosial yang terlalu dini berisiko mengganggu regulasi emosi, pembentukan identitas diri, hingga menurunkan kualitas interaksi sosial nyata.
Pembatasan yang tepat, bukan larangan total, dapat mengurangi risiko overstimulasi akibat konten instan, kecemasan sosial karena sering membandingkan diri serta paparan bahaya.
PP Tunas dapat menjadi tameng bagi orangtua untuk menjaga anak mereka akan bahaya penggunaan media sosial secara berlebih.
Dengan dukungan teknologi, proses perancangan dan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, efisien, serta tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Meta, perusahaan teknologi yang merupakan induk dari Facebook, dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana pengurangan sekitar 20% dari total tenaga kerjanya.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved