Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Menurut sebuah penelitian baru terbaru dari Universitas Kingston, London, Inggris.memiliki hewan peliharaan dapat membantu orang-orang yang kurang tangguh mengatasi tekanan kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa psikologi Ece Beren Barklam, mengeksplorasi apakah memiliki hewan peliharaan dikaitkan dengan kesejahteraan mental yang lebih baik selama pandemi covid-19. Studi ini memperhitungkan persepsi pemilik tentang tingkat ketahanan mereka sendiri dan seberapa dekat mereka secara emosional dengan hewan peliharaan mereka.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal hubungan manusia-hewan Anthrozoös, dilakukan melalui dua survei terhadap lebih dari 700 orang dari Inggris dan seluruh dunia. Survei pertama dilakukan pada selama awal pandemi yakni Mei 2020 dan satu lagi pada September 2021.
Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan hewan peliharaan memiliki sebagian besar efek positif pada kehidupan pemiliknya selama pandemi. Peningkatan paparan terhadap hewan mereka, seperti mengajak mereka jalan-jalan atau bermain, lebih sering dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik Pemilik yang menghabiskan lebih banyak waktu berinteraksi dengan hewan mereka selama periode ini mengaku menjadi lebih bahagia daripada mereka yang tidak bermain dengan hewan peliharaan.
"Pada umumnya diyakini bahwa hewan peliharaan baik untuk manusia. Sementara sebagian penelitian mendukung hal ini, saya ingin memahami peran karakteristik individu seperti ketahanan bermain dalam hubungan antara kepemilikan hewan peliharaan dan kesehatan mental positif atau negatif," kata Barklam, seperti dikutip dari sciencedaily, Selasa (25/10)
Supervisor PhD Barklam, profesor di bidang neurokognisi dan estetika Dr Fatima Maria Felisberti, mengatakan penelitian seperti ini memiliki peran penting dalam membantu memahami peran hewan peliharaan dalam kehidupan sehari-hari manusia.(M-3)
Keluhan kesehatan mental yang muncul cukup beragam, mulai dari gangguan tidur, rasa cemas berlebihan, jantung berdebar, hingga sesak napas.
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026 menemukan indikasi masalah kesehatan jiwa pada hampir 10 persen anak di Indonesia.
Peneliti berhasil memodifikasi senyawa psilosin dari jamur ajaib untuk mengobati depresi tanpa efek samping "fly".
Penggunaan AI sebagai sarana terapi mengungkap fenomena "gunung es" kekerasan seksual ritual di Inggris. Pakar kepolisian mulai gelar pelatihan khusus.
Anak-anak melakukan aktivitas di ruang terapi Lumina Counseling and Therapy Center di Tangerang.
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved