Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemanasan global membuat sebagian besar populasi beruang kutub semakin sulit mendapat makanan. Spesies yang dikenal sebagai Ursus Maritimus ini harus berjuang untuk bertahan hidup di tengah situasi kritis mencairnya lapisan es.
Sebagian besar beruang kutub hidup di lingkaran Utara Arktik yakni di Kutub Utara, tetapi ada beberapa populasi yang hidup di selatan Lingkaran Arktik yakni di Teluk Hudson, Kanada.
Di awal musim saat es mulai mencair, semakin sedikit waktu beruang kutub untuk makan dan berproduksi. Meskipun menjadi predator darat terbesar di dunia, beruang kutub sebenarnya terdaftar sebagai mamalia laut karena bergantung pada makanan yang berada di laut seperti anjing laut. Tetapi untuk berburu makanan, beruang putih salju ini mengandalkan es laut sebagai tempat untuk bertahan hidup dan mengintai mangsanya dari atas.
Di kutub Utara, sejumlah beruang berburu anjing laut, bepergian, membuat sarang, dan berproduksi. Akan tetapi, saat es mencari, hewan berdarah dingin ini tampak kewalahan dan tidak bisa lagi memburu anjing laut sebagai santapan mereka. Kondisi itu membuat mereka terpaksa harus berpuasa dalam waktu yang panjang.
Seorang ilmuwan Biologi di Badan Polar Bear Internasional (PBI) Geoff York, mengatakan beruang hanya memiliki sedikit pilihan makanan jika berada di tempat yang kering. Periode panas yang cukup lama dengan temperatur suhu lebih tinggi membuat keberlanjutan hidup beruang kutub semakin kritis dan terancam.
Seorang kebangsaan Amerika, York telah menghabiskan beberapa minggu per tahun untuk meneliti dan menyelamatkan nasib hewan berdarah dingin yang terancam punah di kawasan Churchill, sebuah kota kecil yang berada di tepi Kutub Utara di provinsi Manitoba, Kanada Utara.
Pada sebuah ekspedisi pada awal Agustus, York bersama AFP mengunjungi langsung kawasan habitat asli beruang kutub, para jantan dewasa terlihat sedang duduk santai di bawah sinar matahari, mereka rata-rata memiliki tinggi 3,5 meter dan berat hingga 600 kg.
"Saat berpuasa, beruang kutub tersebut akan mengalami penurunan berat badan hampir satu kilogram setiap hari," ujar York seperti dilansir dari AFP pada Jum'at (30/9).
Menurut penelitian terbaru, pemanasan global mempengaruhi iklim Arktik empat kali lebih cepat dari bagian lain dunia. Jika iklim terus memanas maka es laut yang menjadi habitat beruang kutub berangsur-angsur akan menghilang dan mengancam siklus kehidupan mereka.
Sebuah laporan yang diterbitkan dua tahun lalu di jurnal Nature Climate Change menunjukkan bahwa tren ini dapat menyebabkan kepunahan hewan-hewan langka ini.
Di tengah krisis iklim yang kian nyata, arah kebijakan negara disebut belum beranjak dari pendekatan lama yang justru memperparah kerusakan lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Ilmuwan temukan fenomena Marine Darkwaves, yakni kegelapan mendadak di dasar laut yang merusak ekosistem kelp dan terumbu karang.
Peneliti ungkap bagaimana kombinasi panas, garam, dan plastik merusak kesehatan tanah kota. Temukan mengapa satu faktor stres bisa mengubah segalanya.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perburuan ilegal satwa dilindungi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
Populasi satwa dilindungi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan owa jawa, semakin terancam punah.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian spesies satwa Indonesia yang sudah terancam punah di alam.
Sebanyak 16 ekor satwa dilindungi berupa 13 ekor elang tikus dan 3 ekor elang bondol di Kabupaten Bangka Tengah, berhasil diselamatkan dari perdagangan satwa ilegal.
Pengungkapan kasus kepemilikan serta perdagangan satwa dilindungi di Polda Kepri, Batam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved