Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Misi luar angkasa baru untuk berburu planet yang berpotensi layak huni di sekitar sistem bintang tetangga terdekat Bumi sedang berlangsung. Dalam proyek yang terinspirasi dari film Avatar 2009, sebuah kolaborasi internasional antara ilmuwan Australia dan AS, sedang berupaya mencari planet mirip bumi di sistem bintang Alpha Centauri, yang dapat menopang kehidupan.
Dilansir The Guardian, Kamis (18/11), Alpha Centauri, sistem bintang tetangga terdekat Bumi, terdiri dari dua bintang mirip matahari, yang dikenal sebagai Alpha Centauri A dan B, dan bintang katai merah yang lebih jauh.
Misi yang dinamai Toliman, diambil berdasarkan nama kuno yang diturunkan dari bahasa Arab untuk sistem bintang, akan mencari planet potensial yang mengorbit di Alpha Centauri A dan B.
Teleskop Toliman, yang sedang dibangun, akan diluncurkan ke orbit rendah bumi pada 2023. Teleskop ini berusaha menemukan planet baru di “orbit Goldilocks” pada jarak yang tepat, sehingga planet ini tidak terlalu panas atau terlalu dingin. untuk menopang kehidupan.
Pemimpin proyek Prof Peter Tuthill, dari University of Sydney, mengatakan: “Jika kita mencari kehidupan seperti yang kita ketahui, biasanya adalah di mana air dapat hadir di permukaan planet – jadi bukan seperti bola salju beku, dan tidak mendidihkan semua air ke atmosfer.”
“Kita tahu bahwa kehidupan telah berevolusi setidaknya sekali, di sekitar bintang mirip matahari di planet mirip bumi,” kata Tuthill. “Kami mencoba mencari contoh lain yang sedekat mungkin dengan konfigurasi itu.”
Tuthill menyamakan berburu planet dengan memecahkan misteri. “ Sinyal yang dikeluarkan planet "sangat halus" dan "sangat redup" dibandingkan dengan sinyal dari bintang, “katanya.
Terlepas dari penemuan exoplanet yang tampaknya sering – planet di luar tata surya kita – “di sekitar bintang terdekat kita yang mirip matahari, kita tidak tahu apakah mungkin ada … planet seperti bumi,” kata Tuthill.
Misi Toliman akan mencoba mengungkap planet dengan mempelajari apakah bintang Alpha Centauri A dan B bergoyang dari sisi ke sisi, karena adanya planet tak terlihat yang menariknya secara gravitasi.
Kolaborator dalam misi sebelumnya mendeteksi "kandidat planet" yang berpotensi mengorbit di sekitar Alpha Centauri A, tetapi keberadaannya belum dikonfirmasi secara pasti. (M-4)
Pada 28 Februari, enam planet akan muncul sesaat setelah matahari terbenam. Enam planet tersebut, yaitu Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter.
Melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan menemukan bahwa planet raksasa gas ternyata memiliki kapasitas pertumbuhan yang jauh melampaui teori-teori sebelumnya.
Pemetaan semacam ini dipandang sebagai terobosan signifikan karena memungkinkan para ilmuwan untuk memahami kondisi atmosfer di luar tata surya.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para ilmuwan NASA kembali membuat terobosan besar dalam dunia astronomi.
Ilmuwan temukan potensi kacang arab sebagai sumber pangan masa depan utama di Bulan. Cek hasil penelitian NASA terkait ketahanan legum di tanah ekstrem luar angkasa.
Astronom lewat teleskop James Webb temukan planet baru L 98-59 d. Planet lava ini berbau telur busuk dan membuka kategori baru dalam ilmu astronomi.
Melalui tema bertajuk Evolving Universe, pemain PUBG Mobile akan diajak merasakan sensasi bertarung dengan nuansa kedalaman luar angkasa yang tersedia hingga 10 Mei 2026.
Penelitian terbaru mengungkap fenomena mengejutkan di bulan-bulan es seperti Enceladus dan Miranda. Penurunan tekanan akibat lelehan es bisa memicu samudra bawah tanah mendidih.
NASA izinkan astronaut bawa iPhone ke Bulan dalam misi Artemis 2026. Simak aturan berat, tantangan radiasi, dan suhu ekstrem di permukaan lunar.
Komet bernama 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak dilaporkan mengalami perlambatan rotasi ekstrem hingga diduga berhenti total, sebelum akhirnya berbalik arah setelah mendekati Matahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved