Senin 15 November 2021, 08:40 WIB

Kali dan Samsara, Rock N' Roll yang Terinspirasi Nilai Spiritual Bali

Fathurozak | Weekend
 

Setelah merilis album debut Jelang Malam pada 2019, grup band rock Bali Jangar kembali menggempur skena rock Indonesia dengan merilis dua single sekaligus, Kali dan Samsara.

Dari dua nomor yang tercipta semasa pandemi ini, Jangar tetap bertahan dengan riff-riff gitar yang dominan. Membuat aransemen dua lagu tersebut terdengar ‘khas’ Jangar, lewat distorsi gitar yang dibubuhkan. Aransemen drum di dua lagu juga menjadi pembawa energi rock yang menjaga tempo untuk terus memuncak sejak menit awal lagu diputar hingga menjelang akhir.

Aransemen yang terdengar mentah dan kasar dengan tetap mengandalkan live recording itu seperti pada karya-karya mereka sebelumnya juga jadi ciri Jangar. Tapi, pada dua single ini, mereka menggandeng musisi senior Anda Perdana sebagai pengarah vokal Gusten Keniten. Pada lagu Samsara, warna suara Bonita (Bonita & The Hus Band) juga membawa karakter lain dalam Jangar.

Mendengarkan kedua lagu, Kali dan Samsara memang sekilas mengingatkan pada karakter band-band rock era pertengahan 2000. Tapi juga menyiratkan semangat bahwa lagu ini memang tampak ditujukan untuk merayakan pertunjukan langsung, sesuatu yang banyak dirindukan oleh pencinta musik selama kurun dua tahun  sejak pandemi melanda.

Kali dan Samsara tercipta dari tabungan materi yang sudah terkumpul oleh masing-masing personel Jangar, lalu 'dioprek' oleh keempatnya saat masa pandemi.

“Selama pandemi ini tentu ada tantangan baru ya. Ketika panggung-panggung kosong dan kami harus banyak berdiam di rumah. Banyak ide-ide yang belum sempat kami rangkai. Jadi kepikiran, ketimbang diam saja selama dua tahun ini, tampaknya harus rilis sesuatu, sekaligus untuk menjadi pengingat bagi pendengar kami, Jangar itu masih ada. Dan musik rock juga masih ada,” kata drummer Jangar Pasek Darmawaysysa dalam konferensi pers virtual dan sesi mendengarkan lagu, Jumat, (12/11).

Kali dan Samsara merupakan single yang bertutur tentang situasi zaman dan perubahan yang terjadi pada manusia, merunut pada nilai-nilai yang dianut masyarakat Bali.

“Dua lagu ini menunjukkan keadaan manusia di era sekarang ini yang disebut sebagai zaman kaliyuga. Zaman yang sudah diramalkan ketika terjadinya kemunduran moral manusia. Dan implikasinya, ke samsara. Konteksnya adalah perputaran. Manusia itu tidak akan pernah mati selama punya dosa. Kalau (dosa) tidak dibayar sekarang, itu akan dibayar di kehidupan lainnya lagi. Jadi itu akan terus berputar,” tambah Pasek.

Lewat Kali dan Samsara, Pasek juga menyebut energi rock masih gahar. Dengan riff-riff gitar yang ‘jahat’ yang menjadi ciri dan pembeda dari musik pop. “Secara general, kami tetap teguh untuk terus mengusung musik rock dan menurut kami genre ini bisa tetap melaju,” kata Pasek.

Vokalis Jangar, Gusten pun menambahkan sejak awal persona rock yang ingin dibawa Jangar adalah bersenang-senang . Tapi, dengan posisi saat ini, bagi Gusten, bersenang-senang saja tidak cukup jika tidak disertai dengan tanggung jawab.

Sebab itu, penggunaan pengarah vokal pada Kali dan Samsara adalah menjadi bagian dari tanggung jawab dalam menciptakan musik rock yang dikreasikan. “Attitude kami adalah musik untuk bersenang-senang, dan itu yang masih kami pegang hingga saat ini. Raw attitude itu yang menjadi tipikal musik Jangar,” tambah Gusten. (M-4)

Baca Juga

Aldebaran S/ Unsplash

Fisikawan Brian Cox Yakin Tidak ada Alien di Galaksi Kita

👤Devi Harahap 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:05 WIB
Ia percaya alien ada di luar galaksi Bima...
Antara

Investor Kripto Apresiasi Indodax Terkait Vidy dan VidyX

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 14:03 WIB
Puput berharap, Vidy Coin dan VidyX sebagai salah satu program kripto perlu didukung oleh semua pihak yang...
Gil Ndjouwou/ Unsplash

Ini Cara Menyimpan Alpukat yang Berbahaya Bagi Kesehatan

👤Devi Harahap 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 13:00 WIB
Tidak seperti pisang dan jeruk, alpukat harus dicuci kulitnya sebelum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya