Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Usai mengumumkan keberhasilannya mendarat di planet Mars beberapa waktu lalu, Tiongkok akhirnya merilis rekaman audio-visual pertamanya di Planet Merah tersebut. Rekaman itu berhasil ditangkap menggunakan kamera wahana (rover) Zhurong yang menjadi bagian dari misi Tianwen-1.
Wakil Kepala Perancang Sistem Tianwen-1, Jia Yang menjelaskan rekaman tersebut ditangkap ketika Zhurong berputar-putar di permukaan Mars. "Tujuan kami memasang alat perekam adalah untuk menangkap suara angin di Mars . Kami benar-benar ingin mendengar bagaimana suara angin di planet selain Bumi," katanya, seperti dilansir dari Live Science, Kamis (1/7).
Zhurong sendiri adalah bagian inti dari misi Tianwen-1. Wahana ini dikirim untuk melakukan penjelajahan dan mendarat pertama kali di sebuah wilayah Planet Merah bernama, Utopia Planitia, pada 14 Mei lalu.
Ketika merancang, rekan Yang, Rao Wei menambahkan bahwa tim memang sengaja ingin mendapatkan citra visual, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan proyek lebih lanjut. Wahana Zhurong diketahui memiliki berat 530 lb (240 kilogram) dan diperkirakan akan bertahan sekitar 90 hari Mars untuk menjelajahi dengan kamera resolusi tinggi, radar bawah permukaan, kamera multi-spektral, dan detektor komposisi permukaan.
Wahana ini juga dilengkapi detektor medan magnet dan monitor cuaca. Adapun pesawat pengorbit Tianwen-1 dirancang untuk bertahan selama satu tahun penuh di Mars, atau selama kurang lebih 687 hari Bumi. "Dengan adanya file video, gambar, dan audio yang kami rilis kali ini, kami dapat melakukan analisis mendalam terhadap lingkungan dan kondisi, misalnya, kepadatan atmosfer di Mars," imbuh Wakil Komandan Program Eksplorasi Mars Tiongkok, Liu Jizhong.(M-4)
Para astronom kini berburu tanda-tanda kehidupan di 6.000 exoplanet. Mulai dari deteksi gas atmosfer hingga misi masa depan NASA, inilah cara kita menjawab apakah Bumi itu unik.
Teleskop James Webb menampilkan detail baru Nebula Helix, memperlihatkan struktur gas, debu, dan akhir kehidupan bintang dengan resolusi inframerah tinggi.
Setelah 27 tahun berkarir dan mencetak berbagai rekor, astronot NASA Suni Williams resmi pensiun. Misi Boeing Starliner menjadi penutup karir ikoniknya.
Program Artemis tidak hanya bertujuan untuk mendaratkan manusia, tetapi juga membangun fondasi kehadiran jangka panjang di Bulan.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
NASA berupaya menghubungi kembali pengorbit Mars MAVEN yang mendadak diam sejak Desember lalu. Peluang pemulihan menipis setelah kegagalan deteksi terbaru.
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved