Jumat 14 Mei 2021, 21:13 WIB

Prihatin Situasi di Gaza, Aktris Gal Gadot Tuai Kontroversi

Nike Amelia Sari | Weekend
Prihatin Situasi di Gaza, Aktris Gal Gadot Tuai Kontroversi

AFP/Valerie Macon
Gal Gadot

Aktris Wonder Woman, Gal Gadot, menerima reaksi balik atas tweetnya terkait eskalasi kekerasan di Israel dan Gaza.

"Israel layak untuk hidup sebagai negara yang bebas dan aman, tetangga kita berhak mendapatkan hal yang sama," ungkap aktris asal Israel dan mantan Miss Israel tersebut di twitter @GalGadot, Rabu (12/5).

Dilansir dari bbc.com, Kamis (14/5), komentar Gadot tersebut menarik ribuan balasan yang menjadi topik perdebatan hangat di Twitter hingga kini fitur komentar telah dinonaktifkannya. Hal ini menyebabkan namanya menjadi trending di Twitter.

Pada postingan tersebut, Gal Gadot juga mengungkapkan rasa khawatir dia terhadap keluarga dan teman-temannya. 

"Hati saya hancur. Negara saya sedang berperang. Saya mengkhawatirkan keluarga saya, teman-teman. Saya mengkhawatirkan rakyat saya. Ini lingkaran setan yang sudah berlangsung terlalu lama," katanya

Selain itu, dia juga melontarkan beberapa doa terkait kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi di antar negara tersebut.

"Saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka. Saya berdoa agar permusuhan yang tak terbayangkan ini berakhir, saya berdoa agar para pemimpin kita menemukan solusi agar kita bisa hidup berdampingan dengan damai. Saya berdoa untuk hari-hari yang lebih baik," ujarnya.

Diketahui beberapa orang berpengaruh, termasuk politisi AS Ted Cruz memuji Gadot atas ucapannya, tetapi di samping itu, juga banyak orang yang bereaksi dengan marah.

Dia dikritik oleh pendukung perjuangan Palestina, karena menunjukan layanannya di militer Israel. Diketahui, di masa mudanya, Gadot menyelesaikan dua tahun dinas wajib militer sebagai tentara di Pasukan Pertahanan Militer.

Pada 2019, Gadot terlibat pertikaian dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai status minoritas Arab di negara itu.

"Cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri," kata Gadot di tengah perselisihan tentang peran partai-partai Arab Israel dalam pemilihan mendatang.

Diketahui Netanyahu menimbulkan kehebohan ketika dia mengatakan Israel "bukanlah negara bagi semua warganya", merujuk pada orang Arab yang merupakan 20% dari populasinya pada saat itu. Dia mengutip hukum "negara-bangsa".

Pada empat tahun lalu, Lebanon melarang Wonder Woman di bioskop, karena karakter film tersebut dimainkan oleh seorang aktris Israel.

Berdasarkan laporan-laporan, Kementerian dalam negeri Lebanon melarang film itu beberapa jam sebelum dirilis, atas rekomendasi dari direktorat Keamanan Umumnya. (BBC/M-2) 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Selain Sehat, 10 Jenis Buah dan Sayuran ini dapat Atasi Dehidrasi

👤Nike Amelia Sari 🕔Kamis 24 Juni 2021, 20:00 WIB
Semangka j uga kaya akan likopen yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat paparan  sinar matahari dan memperbaiki sel...
UniPin x Esmod

Inspirasi Mobile Legends dan PUBGM Lahirkan Kolaborasi Fesyen Esmod dan UniPin

👤Irana 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:54 WIB
Karakter-karakter game kini berkembang pesat dan menghadirkan beragam gaya yang unik dan...
Note Thanun/ Unsplash

Pendidikan Seksualitas Disarankan Dimulai di Usia 3 Tahun

👤Nike Amelia Sari 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:00 WIB
Pendidikan seksual juga penting agar anak bisa melindungi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya